Welcome to Difa Oral Health Center

Opening Hours : Selasa-Jumat 14:00-20:00, Sabtu-Minggu 09:00-15:00
  Contact : +62813-1650-6535

saliva

Air Ludah, Cairan Tubuh yang Terabaikan..

Air ludah, atau saliva dalam bahasa kedokteran merupakan cairan tubuh yang sering dianggap menjijikkan. Namun tahukah bahwa air ludah atau saliva ini menyimpan berbagai rahasia kesehatan tubuh kita, terutama mengenai diagnosa berbagai penyakit, seperti pada infeksi HIV

Pertanyaannya adalah bagaimana mungkin air ludah dapat mendeteksi HIV ?

Penggunaan air ludah untuk screening dan diagnosis infeksi HIV sudah dikenal sejak tahun 1986. Pemilihan air ludah sebagai media screening dan diagnosis suatu penyakit didasari karena pertimbangan kemudahan dan keamanan dalam mendapatkan sample.

Kandungan apa saja yang ada di dalam air ludah sehingga membuat dapat mendiagnosis infeksi HIV?

Saliva atau air ludah merupakan cairan tubuh yang kompleks dan unik, mengandung berbagai mineral, hormon, dan juga antibodi tubuh. Nah, dalam hubungannya dengan infeksi HIV, kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan telah membawa kemampuan mendeteksi antibodi HIV di dalam air ludah yang kemudian dimanfaatkan sebagai salah satu cara diagnosis dini infeksi HIV.

Bila air ludah dapat mendeteksi keberadaan HIV, maka HIV pun dapat tertular melalui air ludah ?

Seperti yang tadi disebutkan diawal, air ludah merupakan sample terbaik dalam mendiagnosa suatu penyakit karena faktor akses yang mudah dan keamanan. Dari pada prosedur pengambilan darah yang beresiko menyebabkan penularan infeksi karena tertusuk jarum suntik, air ludah dipandang lebih aman karena tidak memiliki resiko penularan HIV melalui air ludah.

Semoga kedepannya penelitian mengenai air ludah dalam diagnosis berbagai penyakit dapat dihasilkan oleh peneliti-peneliti dari Indonesia.

Salam Sehat,

(drg. Widya Apsari Sp.PM)

Refrensi:

http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/15566769

http://www.ada.org/~/media/ADA/Science%20and%20Research/Files/saliva_diagnostics.ashx

Skip to toolbar