Welcome to Difa Oral Health Center

Opening Hours : Selasa-Jumat 14:00-20:00, Sabtu-Minggu 09:00-15:00
  Contact : +62813-1650-6535

medicine pregnant 4

Amankah konsumsi obat sakit gigi pada saat hamil ?

Pangartika Hikariastri S. Farm, Apt.

Kehamilan merupakan periode hidup yang dinantikan oleh setiap perempuan di dunia. Hari demi hari perubahan di dalam kandungan menjadi saat yang terasa indah untuk dijalani. Nah, apa yang terjadi bila proses kehamilan ini terganggu oleh adanya sakit gigi ?

Secara langsung maupun tidak langsung, sakit gigi ini akan menimbulkan gangguan pada proses kehamilan yang sedang dijalani.

Nah, kemudian yang menjadi pertanyaan adalah amankah mengkonsumsi obat sakit gigi pada saat kehamilan ?

Di Indonesia, hingga saat ini menggunakan kriteria keamanan obat bagi ibu hamil yang dilansir oleh FDA (Food and Drug Administration) sebagai pedoman dalam memberikan obat pada ibu hamil.

FDA membagi tingkat keamanan obat bagi ibu hamil dalam 5 kategori:

Kategori A : Studi kontrol pada wanita tidak memperlihatkan adanya resiko terhadap janin pada kehamilan trimester pertama dan tidak ada bukti mengenai resiko pada trimester berikutnya), dan kecil kemungkinan obat dalam kategori ini untuk membahayakan janin.

Kategori B : Studi pada binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya resiko pada janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil. Atau studi terhadap reproduksi binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping (selain penurunan fertilitas) yang tidak didapati pada studi terkontrol terhadap wanita hamil pada trimester pertama (tidak ada bukti mengenai resiko pada trimester selanjutnya).

Kategori C : Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping pada janin dan tidak ada studi terkontrol pada wanita, atau belum ada studi terhadap wanita dan binatang percobaan. Obat dalam kategori ini hanya boleh diberikan jika besarnya manfaat yang diperoleh melebihi resiko terhadap janin.

Kategori D : Ada bukti positif mengenai resiko obat ini terhadap janin, tapi obat ini masih diperbolehkan untuk diberikan pada wanita hamil jika besarnya manfaat yang diperoleh melebihi besarnya resiko terhadap janin. (misalnya pada saat keadaan yang mengancam jiwa atau penyakit serius dimana obat yang lebih aman tidak dapat digunakan atau tidak efektif)

Kategori X : Studi pada binatang percobaan atau manusia memperlihatkan abnormalitas pada janin atau terbukti beresiko terhadap janin, dan besarnya resiko obat ini pada wanita hamil jelas-jelas melebihi manfaat yang dihadapkan, Dikontraindikasikan pada wanita hamil atau yang memiliki kemungkinan untuk hamil.

Bagaimana dengan obat sakit gigi ?

Obat yang umumnya diberikan oleh dokter gigi pada kondisi sakit gigi adalah golongan antibiotik dan analgesik (anti nyeri). Dari berbagai jenis antibiotik dan analgesik yang ada berikut jenis obat yang sering diberikan oleh dokter gigi dan kategorinya :

Antibiotik : Amoxicilin (kategori B); Amoxicilin clavulanic acid (kategori B); Cefadroxil (kategori B); Clindamycin (kategori B); Lincomycin (kategori B)

Analgesik : Aspirin (kategori C, kategori D bila dosis penuh digunakan pada kehamilan trimester 3); Diklofenak (kategori B, kategori D pada trimester ketiga atau menjelang persalinan); Asam mefenamat (kategori C, kategori D pada trimester ketiga atau menjelang persalinan); Paracetamol (kategori B); Ibuprofen (kategori C, kategori D pada trimester ketiga atau menjelang persalinan).

Untuk keterangan obat yang lebih jelas bisa dibaca di buku MIMS. Semoga informasi ini berguna dan kita bisa semakin bijak dalam menggunakan obat. Dan jangan takut untuk berkonsultasi dengan dokter gigi bila anda mengalami sakit gigi pada saat hamil.

Salam sehat,

Skip to toolbar