Welcome to Difa Oral Health Center

Opening Hours : Selasa-Jumat 14:00-20:00, Sabtu-Minggu 09:00-15:00
  Contact : +62813-1650-6535

cara sehat berbuka puasa

Cara Sehat Berbuka Puasa

Halo sahabat Sehat, setelah sebelumnya kami berbagi cerita kenapa puasa identik dengan bau mulut? Nah kali ini kami mau share tips dari dr. Junaidi S yang banyak beredar di grup-grup chat. Terlepas dari benar atau tidaknya, karena sebagian besar isinya mirip sama artikel Difa OHC di bulan puasa tahun lalu, maka kami yakin kalau share tulisan ini gak akan berbahaya dan isi yang terkandung di dalamnya benar adanya. Oh iya, konten nya agak kami edit sedikit ya supaya lebih enak dibaca..

Mudah-mudahan bisa bermanfaat.

Ketika Sahur: 

Perbanyak minum air putih, jangan lupa makan buah seporsi dan telur/ikan, tempe dengan nasi secukupnya saja.

Ketika Membatalkan Puasa (berbuka):

  1. Saat azan magrib minumlah air putih 1- 2 gelas dan 3- 4 biji kurma yang bagus. Bukan kurma yang gepeng dan kering ya, kalau bisa kurma segar.. Boleh juga makan buah yang tinggi serat seperti apel dan pir seporsi. Kemudian segera melaksanakan sholat magrib.
  2. Hindari camilan yang terbuat dari bahan tepung seperti kripik, kue kering, gorengan tepung, dll.
  3. Sehabis sholat magrib Anda boleh langsung makan malam. Usahakan banyak mengkonsumsi sayuran hijau. Jangan lupa telur, ikan bersirip, tempe, tapi nasi secukupnya saja.
  4. Sehabis tarawih, bisa makan buah, menggado sup/tumis sayuran hijau atau kacang rebus.

Jadi prinsip berbuka puasa yang sehat adalah:

  1. TIDAK HARUS minum/makan yang manis kecuali Anda dalam kondisi lemah, gemetar, keringat dingin, merasa seperti melayang.
  2. Dianjurkan mendahulukan makan makanan yang banyak kandungan gizinya seperti sayuran hijau, ikan laut bersirip, tempe, kacang-kacangan; BUKAN mendahulukan makan makanan dari tepung terigu seperti roti, kue kering, biskuit, gorengan, kripik yang umumnya rendah nutrient, tinggi kalori, rendah serat. Karena akan menyebabkan rasa kenyang sebelum tubuh mendapatkan asupan gizi dan nutrisi yang dibutuhkan
  3. Sekali lagi, pilihlah makanan dan minuman yang rendah kalori. Selain itu banyak mengandung cairan, vitamin, mineral, serat, protein, dan rendah lemak.
  4. Jangan mengagetkan usus dengan memakan makanan tinggi lemak seperti gorengan, roti, soes, lapis legit, molen dan yang sulit dicerna orang dewasa seperti susu sapi.

Umumnya takjil itu aneka bubur manis dari pati, ketan, gula. Jadi tinggi gula, tinggi kalori, rendah protein dan rendah serat. Makanan seperti ini akan membuat lonjakan cepat gula darah. Bubur Biji salak lebih sehat karena terbuat dari ubi jalar tapi kuahnya JANGAN dikentalkan dengan tepung pati, dan gulanya lebih baik lagi jika dari gula kelapa.

Selain itu bubur biasanya sering dicampur dengan aneka bubur lainnya. Sehingga isinya kombinasi karbo simplex tak sehat yang rendah serat dan tinggi gula. Sehingga kalorinya menjadi tinggi. Kalau kondisi Anda baik, sebenarnya tidak perlu berbuka dengan makanan minuman berkalori tinggi. Apalagi jika Anda memiliki diabetes atau berbagai penyakit sistemik lainnya.

Demikian tips cara sehat berbuka puasa, untuk melihat tips lancar jalani puasa dari dr. Edy Rizal Wahyudi, SpPD, KGer, FINASIM bisa dilihat disini.

Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan…. Semoga diberi kelancaran, kesehatan dan khusyu’ serta ikhlas menjalankannya. Aamiin

Salam Sehat,

 

Skip to toolbar