Welcome to Difa Oral Health Center

Opening Hours : Selasa-Jumat 14:00-20:00, Sabtu-Minggu 09:00-15:00
  Contact : +62813-1650-6535

All Posts in Category: Articles

Kurangi Resiko Karies pada Anak

Cara Mengurangi Resiko Karies pada Anak

Cara Mengurangi Resiko Karies pada Anak:

1. Menyeka gusi bayi dan atau giginya, terutama di sepanjang garis gusi, dengan kain lembut setelah minum ASI ataupun susu botol.
2. Menyikat gigi anak dengan menggunakan pasta gigi seukuran biji jagung (atau sebesar ukuran kuku kelingking anak), terutama sebelum tidur. Anak-anak yang berusia lebih dari 2 tahun harus menggunakan pasta gigi berfluoride; Anak-anak yeng berusia kurang dari 2 tahun harus menggunakan olesan pasta gigi fluoride pada sikat giginya hanya jika mereka beresiko karies yang sedang hingga tinggi.
3. Membantu anak menggosok gigi sampai mereka berusia sekitar 7 tahun.
4. Menghindari bayi tertidur dengan botol atau gelas yang mengandung apa pun selain air mineral.
5. Menghindari perilaku bertukar air liur, seperti mencium bayi di mulut, berbagi sendok ketika mencicipi makanan bayi, membersihkan dot yang terjatuh dengan mulut atau menyeka mulut bayi dengan kain yang dibasahi dengan air liur. Untuk anak-anak yang sudah lebih dewasa, hindari berbagi sedotan, gelas atau peralatan makan
6. Beri anak minum dalam botol atau gelas hanya berisikan air mineral diantara waktu makan.
7. Mulai menyapih anak akan ketergantungannya dengan botol dan dan gelas berisi selain air mineral ataupun empeng sekitar usia 12 bulan.
8. Pilihlah buah segar dibandingkan jus buah untuk memenuhi asupan buah harian yang direkomendasikan.

 

Advise women that the following actions may reduce the risk of caries in their children:

1. Wiping an infant’s gums or teeth, especially along the gum line, with a soft cloth after breast or bottle feeding.
2. Brushing the child’s teeth using a pea-sized (the size of a child’s pinky nail) mount of toothpaste, especially before bedtime. Children older than 2 should use fluoride toothpaste; children younger than 2 should use a smear of fluoride toothpaste on the brush only if they are at moderate to high risk of developing caries.
3. Helping a child brush their teeth until they are about 7 years old.
4. Avoiding putting the infant to bed with a bottle or sippy cup containing anything other than water.
5. Avoiding saliva-sharing behaviors, such as kissing the baby on the mouth, sharing a spoon when tasting baby food, cleaning a dropped pacifier by mouth or wiping the baby’s mouth with a cloth moistened with saliva. For older children, avoiding the sharing of straws, cups or utensils
6. Using a bottle or sippy cup between meals containing only water.
7. Begin weaning children from at-will bottle and sippy cup use (such as in an effort to pacify a child’s behavior) by about 12 months of age.
8. Choosing fresh fruit rather than fruit juice to meet the recommended daily fruit intake.

Read More
Saran Untuk Ibu Hamil yang Sering Mengalami Mual & Muntah

Saran Untuk Ibu Hamil yang Sering Mengalami Mual & Muntah:

Untuk mengurangi erosi pada permukaan gigi pada ibu hamil yang sering mengalami mual dan muntah, sebaiknya:

1. Makan makanan yang bergizi yang tidak kariogenik, dalam jumlah kecil, makan snack yang kaya protein (seperti keju) sepanjang hari.
2. Larutkan satu sendok teh baking soda (sodium bicarbonate) ke dalam secangkir air untuk berkumur setelah muntah, hindari menyikat gigi langsung setelah muntah, karena efek erosi gigi dapat diperburuk dengan menyikat permukaan gigi yang sudah mengalami demineralisasi.
3. Gunakan sikat gigi berbulu sikat lembut dan pasta gigi berfluoride, dua kali sehari (setelah sarapan dan sebelum tidur di malam hari) untuk mencegah demineraslisasi permukaan gigi.
4. Gunakan obat kumur yang mengandung fluoride sebelum tidur untuk membantu remineralisasi pada gigi.

Advice Pregnant women experiencing frequent nausea and vomiting to reduce erosion of tooth surfaces:

1. Eating small amounts of nutritious yet non cariogenic foods—snacks rich in protein, such as cheese—throughout the day.
2. Using a teaspoon of baking soda (sodium bicarbonate) in a cup of water to rinse and spit after vomiting, avoiding tooth brushing directly after vomiting as the effect of erosion can be exacerbated by brushing an already demineralized tooth surface.
3. Using gentle tooth brushing and fluoride toothpaste twice daily to prevent damage to demineralized tooth surfaces.
4. Using a fluoride-containing mouth rinse immediately before bedtime to help remineralize teeth

Read More
Kondisi Rongga Mulut pada Ibu Hamil #TweetStory

Kondisi Rongga Mulut pada Ibu Hamil #TweetStory

Pagi tadi, drg Widya Apsari, SP. PM sempat share mengenai “Kondisi Rongga Mulut pada Ibu Hamil itu sebaiknya dijaga atau tidak sih?” melalui akun twitter @difa_OHC. Buat yang gak sempat menyimak, twit-twit tadi sudah kami rangkum disini agar mudah dibaca..

So bumil, selamat membaca..

Picture taken from: National Maternal & Child Oral Health Resource Center.

Read More
Hak dan Kewajiban Pasien

Hak dan Kewajiban Pasien

Hak dan Kewajiban Pasien difa Oral Health Center

Setiap pasien berhak untuk:

  1. Memperoleh layanan yang manusiawi, adil, jujur, dan tanpa diskriminasi.
  2. Memperoleh layanan kesehatan yang bermutu sesuai standar profesi dan standar prosedur
  3. Memperoleh layanan yang efektif dan efisien sehingga pasien terhindar dari kerugian fisik
  4. Mengajukan pengaduan atas kualitas pelayanan yang didapatkan.
  5. Mendapatkan privasi dan kerahasiaan penyakit yang diderita termasuk data medisnya.
  6. Mendapat informasi yang meliputi diagnosis dan tata cara tindakan medis, alternatif operasional, dan materi.
  7. Memberikan persetujuan atau menolak atas tindakan yang akan dilakukan oleh tenaga medis

Setiap pasien berkewajiban untuk:

  1. Mematuhi segala instruksi dokter dan perawatan dalam pengobatannya.
  2. Memberikan informasi dengan jujur dan selengkapnya tentang penyakit yang diderita kepada dokter yang merawat.
  3. Pasien maupun keluarganya wajib melunasi semua pembiayaan yang ditimbulkan atas jasapelayanan dokter.
  4. Mematuhi hal-hal yang telah disepakati/ perjanjian yang telah dibuatnya. tindakan, resiko, dan komplikasi yang mungkin terjadi, dan prognosis terhadap tindakan yang dilakukan serta perkiraan biaya pengobatan. kesehatan terhadap penyakit yang dideritanya.

In English:

The Rights and Obligations of Patients

The rights of patient

  1. Get humane, fair, honest, and indiscriminative service,
  2. Get quality medical services in line with the professional standards and the standard operating procedure,
  3. Get effective and efficient services in order to avoid either physical or material disadvantages,
  4. Sublimit feedback regarding the quality of the services,
  5. Get privacy and their medical record as well as other medical documents should be kept confidential,
  6. Get information on the diagnosis and medical procedures, the purpose of the medical procedures, the alternative procedures, the possible risk as well as complications, the prognosis of a procedure and the estimated medical expenses.
  7. Give consent to or refuse the medical procedure performed.

The obligations of patient:

  1. Comply with the instructions given by their physicians and nurses during their treatment.
  2. Provide true and implicit answers on their health to their attending physicians.
  3. Complete all the payment for physicians.
  4. Comply with the points of agreement made by both parties.
Read More
Universal Precautions

Universal Precautions

Universal Precaution adalah pencegahan penularan penyakit melalui penggunaan praktek pengendalian infeksi pada semua pasien.

Praktek-praktek pengendalian infeksi difa Oral Health Center meliputi:

• Penggunaan pelindung, termasuk sarung tangan untuk kontak tangan, masker, gaun, jas laboratorium, dan kacamata pelindung atau pelindung wajah digunakan untuk prosedur yang memiliki potensi untuk menciptakan semprotan atau memerciki darah atau bahan yang berpotensi menular lainnya.

• Sarung tangan diganti dan cuci tangan setelah pemeriksaan setiap pasien.

• Instrumen nondisposable yang terkontaminasi dengan darah atau cairan lainnya disterilkan setelah pengobatan setiap pasien.

• Jarum, jarum suntik dan benda tajam lainnya yang terkontaminasi dibuang dalam wadah tahan tusukan.

• Permukaan dan peralatan yang terkontaminasi dengan darah atau bahan yang berpotensi menular lainnya yang tidak perlu disterilkan dibersihkan dan didesinfeksi setelah pengobatan setiap pasien.

• Limbah infeksius ditempatkan dalam wadah yang diberi label dengan simbol Biohazard.

• Wadah limbah infeksius disimpan di tempat yang aman sebelum pengolahan dan pembuangan akhir.

• Seluruh staf difa Oral Health Center menerima pelatihan pengendalian infeksi

 

In English:

Universal precautions is the prevention of disease transmission through the use of infection control practices with all patients.

The following infection control practices include:

• Appropriate use of protective barriers, including gloves for hand contact, masks, gowns, laboratory coats, and protective eyewear or face shield are used for procedures having potential of creating a spray or splatter of blood or other potentially infectious materials.

• Gloves, when required, are changed and hands are washed after each patient.

• Non-disposable instruments requiring sterilization that are contaminated with blood or other potentially infections materials are heat sterilized after treatment of each patient.

• Disposable contaminated sharps, needles, syringes and other contaminated sharp objects are discarded in puncture resistant containers.

• Surfaces and equipment contaminated with blood or other potentially infectious materials that need not be sterilized are cleaned and disinfected after treatment of each patient. Disposable covering may be used on some surfaces to prevent contamination.

• Infectious waste is placed in containers labeled with the biohazard symbol, impervious to moisture and of sufficient strength to prevent expulsion.

• Containers of infectious waste are stored in a secure area prior to treatment and final disposal.

difa Oral Health Center staff receives on going training on infection control.

 

Read More
Skip to toolbar