Welcome to Difa Oral Health Center

Opening Hours : Selasa-Jumat 14:00-20:00, Sabtu-Minggu 09:00-15:00
  Contact : +62813-1650-6535

breastfeeding week

Pengaruh Menyusu Terhadap Tumbuh Kembang Rahang Anak

drg. Adianti, Sp. Ort

Dalam rangka pekan ASI dunia, yuk mari kita bahas manfaat ASI dari segi tumbuh kembang rahang bayi kita.

Manfaat breastfeeding atau menyusui ASI secara langsung dari payudara ibu telah lama diketahui memiliki dampak psikologis yang besar bagi ibu dan anak. Namun, tahukah moms bahwa dengan memberikan ASI secara langsung (meneteki) maka kita dapat mencegah kemungkinan terjadinya kelainan postur rahang pada bayi kita?

Luz, Garib, dan Auroca (Am J Orthod Dentofacial Orthop 2006;130:531-4) mengatakan bahwa salah satu keunggulan menyusu secara langsung adalah mencegah kelainan perkembangan rahang bawah.

Nah, apa saja kelainan postur rahang yang mungkin dialami anak yang TIDAK menyusu secara langsung?

Kobayashi dkk dalam American Journal of Orthodontic Dentofacial and Orthopedic pada tahun 2010 mengatakan bahwa anak yang tidak pernah menyusu secara langsung dari ibunya akan memiliki resiko untuk mengalami gigitan silang pada gigi belakang 20 kali lebih besar dibanding anak yang menyusu secara langsung selama 12 bulan atau lebih.

Buat yang bingung apa itu gigitan silang, Crossbite Posterior atau gigitan silang pada gigi belakang adalah kelainan dengan posisi gigi-gigi belakang rahang atas berada lebih ke dalam dibandingkan gigi-gigi belakang rahang bawah pada saat menggigit. Bila keadaan ini dibiarkan selama masa tumbuh kembang, maka dapat dipastikan rahang atas akan terhambat pertumbuhannya karena terhalang oleh rahang bawah. Pada kasus yang berat, maka akan menyebabkan kelainan pada wajah.

Selain itu moms, ternyata dengan menyusu secara langsung, maka kemungkinan anak untuk memiliki kebiasaan buruk mengisap dot juga akan berkurang. Aruda dkk (Braz Oral Res. 2009 432 Oct-Dec;23(4):432- 8) mengatakan bahwa anak yang tidak menyusu secara langsung memiliki kemungkinan yang besar untuk memiliki kebiasaan mengisap/mengenyot bila dibandingkan anak yang menyusu secara langsung (non-breastfed dibandingkan dengan breastfed). Puppin & Degan (J Dent Child.2004;71:148-151) juga mengatakan bahwa anak yang menyusu secara langsung hingga usia 3 tahun tidak akan memiliki kebiasaan untuk mengisap dot.

Ingat artikel difa sebelumnya mengenai kebiasaan buruk yang dapat mengubah postur rahang

Salah satu kebiasaan buruk yang dapat menyebabkan banyak kelainan pada tumbuh kembang rahang anak kita adalah menghisap dot yang berkepanjangan. Ternyata nih kebiasaan buruk ini dapat dihindari dengan menyusui anak secara langsung.

Happy breastfeeding moms! Setelah menyusui lupa dibersihkan ya, gigi anaknya.

poster ASI

Skip to toolbar