Welcome to Difa Oral Health Center

Opening Hours : Selasa-Jumat 14:00-20:00, Sabtu-Minggu 09:00-15:00
  Contact : +62813-1650-6535

sar 1

Sariawan, Mudah Disebut, Sulit dalam Mendiagnosa

drg. Widya Apsari Sp.PM

Sariawan, tentu semua orang tahu apa itu sariawan. Sariawan adalah luka dimulut. Tapi anda yakin luka dimulut anda itu sariawan? bisa jadi itu jamur, itu luka tergigit, itu gambaran dari penyakit seperti lupus, TBC, sifilis, atau bahkan kanker mulut. Terus masih anda sebut itu sariawan?

Sariawan dalam istilah medis adalah stomatitis aphtosa rekuren (SAR) dalam bahasa Indonesia atau recurrent aphtous stomatitis (RAS) dalam bahasa Inggris.

Agar artikel ini tidak rancu, kita sebut sariawan dengan SAR ya.

Secara terminologi, SAR adalah ulserasi pada mukosa rongga mulut, sakit,  timbul berulang, bisa satu atau banyak, berbentuk bulat atau oval, dengan batas yang teratur dan beraturan, dikelilingi oleh daerah berwarna merah dengan dasar cekung berwarna putih kekuningan, dan tidak ada keterlibatan adanya penyakit sistemik dari seseorang. Umumnya dapat sembuh spontan dalam waktu kurang dari 14 hari.

Apa yang dimaksud dengan tidak ada keterlibatan penyakit sistemik ?

Penyakit sistemik adalah suatu penyakit yang mempengaruhi kondisi tubuh secara keseluruhan, seperti penyakit jantung, diabetes melitus, lupus, TBC, anemia dan sebagainya.

Jadi pada dasarnya sariawan atau SAR ini adalah luka pada rongga mulut yang terjadinya tidak memiliki keterlibatan penyakit atau kelainan pada tubuh. Jadi kalau sampai ada.. bukan SAR namanya..

major_aphthous_stomatitis

Jadi bagaimana membedakan luka di mulut kita adalah SAR atau bukan?

Bagi yang sering sariawan coba jawab pertanyaan dibawah ini yuk:

  1. Apakah anda sering mengalami sariawan sebelumnya ? (YA/TIDAK)
  2. Bentuk sariawan anda bulat atau oval ? (YA/TIDAK)
  3. Pinggiran sariawan anda teratur/ tepinya rata ? (YA/TIDAK)
  4. Ada cekungan di sariawan tersebut ? (YA/TIDAK)
  5. Apakah pinggiran sariawan anda berwarna merah dengan bagian tengahnya berwarna putih kuningan ? (YA/TIDAK)
  6. Terasa sakit atau perih (YA/TIDAK)
  7. Akah ada keluarga anda yang juga sering mengalami sariawan ? (YA/TIDAK)
  8. Apakah sariawan tersebut muncul di berbagai lokasi di rongga mulut anda dan berpindah-pindah lokasinya ? (YA/TIDAK)
  9. Dapat sembuh sebelum 14 hari ? (YA/TIDAK)
  10. Tidak didahului dengan demam (YA/TIDAK)
  11. Sariawan timbul ketika saya: kurang tidur, lelah, setelah makan makanan tertentu, akan/sedang/setelah menstruasi, menopouse, atau setelah ganti pasta gigi (YA/TIDAK)
  12. Apakah anda membatasi asupan makan atau sedang diet? atau anda seorang vegetarian ? (YA/TIDAK)
  13. Apakah sariawan selalu muncul setelah ada trauma mekanik seperti tergigit atau tersodok sikat gigi ? (YA/TIDAK)
  14. Anda tidak memiliki gangguan perncernaan (YA/TIDAK)
  15. Tidak ada rasa kaku di sekitar sariawan (YA/TIDAK)
  16. Anda memiliki banyak karang gigi dan/atau gigi berlubang yang belum ditambal (YA/TIDAK)

Nah setelah anda menjawab ke 16 pertanyaan tersebut, coba anda perhatikan berapa jumlah jawaban anda yang YA dan berapa yang TIDAK. Jika mayoritas jawaban anda adalah YA kemungkinan besar sariawan anda betul SAR. Tapi mayoritas adalah TIDAK tidak ada salahnya anda ke dokter spesialis penyakit mulut terdekat untuk memastikan diagnosis dari kondisi rongga mulut anda.

Salam sehat,

Refrensi

J Oral Maxillofac Pathol. 2011 Sep-Dec; 15(3): 252–256.

Skip to toolbar