Welcome to Difa Oral Health Center

Opening Hours : Selasa-Jumat 14:00-20:00, Sabtu-Minggu 09:00-15:00
  Contact : +62813-1650-6535

All Posts Tagged: DifaOHC

cara sehat berbuka puasa

Cara Sehat Berbuka Puasa

Halo sahabat Sehat, setelah sebelumnya kami berbagi cerita kenapa puasa identik dengan bau mulut? Nah kali ini kami mau share tips dari dr. Junaidi S yang banyak beredar di grup-grup chat. Terlepas dari benar atau tidaknya, karena sebagian besar isinya mirip sama artikel Difa OHC di bulan puasa tahun lalu, maka kami yakin kalau share tulisan ini gak akan berbahaya dan isi yang terkandung di dalamnya benar adanya. Oh iya, konten nya agak kami edit sedikit ya supaya lebih enak dibaca..

Mudah-mudahan bisa bermanfaat.

Ketika Sahur: 

Perbanyak minum air putih, jangan lupa makan buah seporsi dan telur/ikan, tempe dengan nasi secukupnya saja.

Ketika Membatalkan Puasa (berbuka):

  1. Saat azan magrib minumlah air putih 1- 2 gelas dan 3- 4 biji kurma yang bagus. Bukan kurma yang gepeng dan kering ya, kalau bisa kurma segar.. Boleh juga makan buah yang tinggi serat seperti apel dan pir seporsi. Kemudian segera melaksanakan sholat magrib.
  2. Hindari camilan yang terbuat dari bahan tepung seperti kripik, kue kering, gorengan tepung, dll.
  3. Sehabis sholat magrib Anda boleh langsung makan malam. Usahakan banyak mengkonsumsi sayuran hijau. Jangan lupa telur, ikan bersirip, tempe, tapi nasi secukupnya saja.
  4. Sehabis tarawih, bisa makan buah, menggado sup/tumis sayuran hijau atau kacang rebus.

Jadi prinsip berbuka puasa yang sehat adalah:

  1. TIDAK HARUS minum/makan yang manis kecuali Anda dalam kondisi lemah, gemetar, keringat dingin, merasa seperti melayang.
  2. Dianjurkan mendahulukan makan makanan yang banyak kandungan gizinya seperti sayuran hijau, ikan laut bersirip, tempe, kacang-kacangan; BUKAN mendahulukan makan makanan dari tepung terigu seperti roti, kue kering, biskuit, gorengan, kripik yang umumnya rendah nutrient, tinggi kalori, rendah serat. Karena akan menyebabkan rasa kenyang sebelum tubuh mendapatkan asupan gizi dan nutrisi yang dibutuhkan
  3. Sekali lagi, pilihlah makanan dan minuman yang rendah kalori. Selain itu banyak mengandung cairan, vitamin, mineral, serat, protein, dan rendah lemak.
  4. Jangan mengagetkan usus dengan memakan makanan tinggi lemak seperti gorengan, roti, soes, lapis legit, molen dan yang sulit dicerna orang dewasa seperti susu sapi.

Umumnya takjil itu aneka bubur manis dari pati, ketan, gula. Jadi tinggi gula, tinggi kalori, rendah protein dan rendah serat. Makanan seperti ini akan membuat lonjakan cepat gula darah. Bubur Biji salak lebih sehat karena terbuat dari ubi jalar tapi kuahnya JANGAN dikentalkan dengan tepung pati, dan gulanya lebih baik lagi jika dari gula kelapa.

Selain itu bubur biasanya sering dicampur dengan aneka bubur lainnya. Sehingga isinya kombinasi karbo simplex tak sehat yang rendah serat dan tinggi gula. Sehingga kalorinya menjadi tinggi. Kalau kondisi Anda baik, sebenarnya tidak perlu berbuka dengan makanan minuman berkalori tinggi. Apalagi jika Anda memiliki diabetes atau berbagai penyakit sistemik lainnya.

Demikian tips cara sehat berbuka puasa, untuk melihat tips lancar jalani puasa dari dr. Edy Rizal Wahyudi, SpPD, KGer, FINASIM bisa dilihat disini.

Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan…. Semoga diberi kelancaran, kesehatan dan khusyu’ serta ikhlas menjalankannya. Aamiin

Salam Sehat,

 

Read More
bau mulut

Puasa dan Bau Mulut

Siapa yang suka ngerasa kalau bulan puasa mulutnya jadi lebih kering dan bau dibanding hari-hari lainnya? Nah, tidak terasa nih sebentar lagi kita memasuki Bulan Ramadhan 1438 Hijriah. Puasa memang banyak manfaatnya untuk kesehatan tubuh, tetapi juga tak bisa lepas dari beberapa akibat dari aktivitas puasa, salah satunya adalah bau mulut.

Bagi beberapa orang masalah bau mulut sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Memiliki halitosis (bau mulut) jelas bisa mempengaruhi kehidupan sosial Anda.

Kenapa sih Bulan Puasa (Ramadhan) identik dengan bau mulut? Apa saja sebenarnya penyebab bau mulut? Bagaimana faktor-faktor penyebab bau mulut ini bisa menyebabkan bau mulut?

Yuk kita lihat video di bawah ini..

Trus gimana agar bulan puasa ini tetap mulut tetap segar dan amal ibadah maksimal, sementara bisa intip disini postingan tips dan trik menjaga kesehatan gigi dan mulut ini dulu ya…

 

Salam Sehat dan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa..

Read More
featured_designthinking-1800x1013

Mencari Solusi Untuk Sistem Kesehatan di Indonesia

Kami membuat Difa Oral Health Center dengan tujuan ingin meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia melalui kesehatan gigi dan mulut.

Untuk itu kami ingin melibatkan teman-teman sekalian untuk terlibat dalam menggali permasalahan apa yang selama ini dirasakan mengenai kesehatan gigi dan mulut, dan sama-sama memikirkan solusi yang tepat dalam meningkatkan layanan kesehatan gigi dan mulut.

Yuk, kita berkontribusi teman-teman sangat peting untuk kemajuan sistem kesehatan di Indonesia.

SURVEY PERMASALAHAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT.

Terimakasih atas pertisipasinya!

Salam sehat,

28 Agustus 20

Read More
breastfeeding week

Pengaruh Menyusu Terhadap Tumbuh Kembang Rahang Anak

drg. Adianti, Sp. Ort

Dalam rangka pekan ASI dunia, yuk mari kita bahas manfaat ASI dari segi tumbuh kembang rahang bayi kita.

Manfaat breastfeeding atau menyusui ASI secara langsung dari payudara ibu telah lama diketahui memiliki dampak psikologis yang besar bagi ibu dan anak. Namun, tahukah moms bahwa dengan memberikan ASI secara langsung (meneteki) maka kita dapat mencegah kemungkinan terjadinya kelainan postur rahang pada bayi kita?

Luz, Garib, dan Auroca (Am J Orthod Dentofacial Orthop 2006;130:531-4) mengatakan bahwa salah satu keunggulan menyusu secara langsung adalah mencegah kelainan perkembangan rahang bawah.

Nah, apa saja kelainan postur rahang yang mungkin dialami anak yang TIDAK menyusu secara langsung?

Kobayashi dkk dalam American Journal of Orthodontic Dentofacial and Orthopedic pada tahun 2010 mengatakan bahwa anak yang tidak pernah menyusu secara langsung dari ibunya akan memiliki resiko untuk mengalami gigitan silang pada gigi belakang 20 kali lebih besar dibanding anak yang menyusu secara langsung selama 12 bulan atau lebih.

Buat yang bingung apa itu gigitan silang, Crossbite Posterior atau gigitan silang pada gigi belakang adalah kelainan dengan posisi gigi-gigi belakang rahang atas berada lebih ke dalam dibandingkan gigi-gigi belakang rahang bawah pada saat menggigit. Bila keadaan ini dibiarkan selama masa tumbuh kembang, maka dapat dipastikan rahang atas akan terhambat pertumbuhannya karena terhalang oleh rahang bawah. Pada kasus yang berat, maka akan menyebabkan kelainan pada wajah.

Selain itu moms, ternyata dengan menyusu secara langsung, maka kemungkinan anak untuk memiliki kebiasaan buruk mengisap dot juga akan berkurang. Aruda dkk (Braz Oral Res. 2009 432 Oct-Dec;23(4):432- 8) mengatakan bahwa anak yang tidak menyusu secara langsung memiliki kemungkinan yang besar untuk memiliki kebiasaan mengisap/mengenyot bila dibandingkan anak yang menyusu secara langsung (non-breastfed dibandingkan dengan breastfed). Puppin & Degan (J Dent Child.2004;71:148-151) juga mengatakan bahwa anak yang menyusu secara langsung hingga usia 3 tahun tidak akan memiliki kebiasaan untuk mengisap dot.

Ingat artikel difa sebelumnya mengenai kebiasaan buruk yang dapat mengubah postur rahang

Salah satu kebiasaan buruk yang dapat menyebabkan banyak kelainan pada tumbuh kembang rahang anak kita adalah menghisap dot yang berkepanjangan. Ternyata nih kebiasaan buruk ini dapat dihindari dengan menyusui anak secara langsung.

Happy breastfeeding moms! Setelah menyusui lupa dibersihkan ya, gigi anaknya.

poster ASI

Read More
minum

Anjuran Minum Air 8 Gelas Sehari, Mitos atau Fakta?

Minumlah air 8 gelas sehari! Siapa yang belum pernah denger jargon/anjuran tersebut?

Ada yang baru ngebayanginnya aja udah mual duluan. “Duh gak kebanyakan tuh?”. Di sisi lain, ada juga yang sudah rutin menuruti anjuran itu setiap hari dan bukan hanya di bulan puasa.

Tapiiii… bener gak sih, tubuh kita butuh asupan air hingga sebanyak 8 gelas perhari?

Maka melanjutkan tulisan sebelum ini, tentang tips minum 8 gelas sehari selama bulan puasa, mari kita telaah, apakah anjuran tersebut mitos, atau fakta.

Pertama, apa kenapa sih air penting untuk tubuh kita?

Air didefinisikan sebagai nutrisi penting, karena diperlukan dalam jumlah yang melebihi kemampuan tubuh untuk memproduksi sendiri. Semua reaksi biokimia dalam tubuh terjadi di dalam air. Air juga mengisi ruang-ruang di dalam dan di antara sel-sel serta membantu membentuk struktur molekul besar seperti protein dan glikogen. Air juga diperlukan untuk pencernaan, penyerapan, transportasi, melarutkan nutrisi, penghapusan produk limbah dan termoregulasi (Kleiner 1999).

Berat tubuh kita terdiri dari 50-80% air, tergantung pada massa otot. Pria biasanya memiliki massa otot dan persentasi kandungan air lebih tinggi daripada wanita.

Waduh, berarti kita memang butuh air banyak banget ya?

Tunggu dulu, kebutuhan kita terhadap air berbeda-beda setiap individu, semuanya terkait dengan sistem metabolisme di dalam tubuh. Kebutuhan air pada perempuan dan lelaki beda, anak-anak dan orang dewasa beda juga, buat yang rajin olahraga dan kerja fisik tentunya juga beda sama yang kerja nya tidak memerlukan banyak gerakan…

Teori sebelumnya mengatakan bahwa untuk dewasa, kebutuhan air hariannya sekitar 2.500-3.000 mL, setara dengan 8 gelas atau lebih.

Menurut penelitian terbaru tentang jumlah air yang sebaiknya kita konsumsi, yang mencoba membantah teori minum 8 gelas sehari, merekomendasikan untuk minum sekitar 900-1.600 mL sehari atau sekitar 4-6 gelas.

Wah berarti selama ini kita minum kebanyakan donk?

Belum tentu juga sih, soalnya kalau diperhatikan ukuran gelas di Indonesia rata-rata masih sekitar 200ml-an. Jadi secara hitung-hitungan masih masuk lah.

Kenapa kita hanya perlu minum air dalam jumlah itu? Karena makanan padat pun turut memberikan kontribusi sekitar 20% dari total asupan air atau sekitar 700-1.000 mL (NNS 1995). Tambahan sekitar 200-250 mL air juga tersedia di dalam tubuh berupa hasil dari metabolisme, karena tubuh harus mempertahankan jumlah air minimal untuk mempertahankan beban ginjal tetap stabil.

Sehingga kalau di total jumlah air yang ada di dalam tubuh kita ya mendekati angka teori lama, yaitu sekitar 2.200-2.900 mL.

Berikut tabel total kebutuhan air berdasarkan usia:

[tab title=”BAYI“]

Usia                               Kebutuhan Air

0-6 bulan                       700 mL
7-12 bulan                     800 mL[/tab] [tab title=”Anak-Remaja“]

Usia                               Kebutuhan Air

1-3 tahun                      1.000 mL
4-8 tahun                      1.200 mL

Anak Perempuan

Usia                               Kebutuhan Air

9-13 tahun                    1.400 mL
14-18 tahun                  1.600 mL

Anak Laki

Usia                               Kebutuhan Air

9-13 tahun                      1.600 mL
14-18 tahun                    1.900 mL[/tab] [tab title=”Dewasa“]

Perempuan

Usia                               Kebutuhan Air

>19 tahun                    2.100 mL

Laki

Usia                               Kebutuhan Air

19 tahun                      2.600 mL[/tab] [tab title=”Hamil & Menyusui“]

Ibu Hamil

Usia                               Kebutuhan Air

14-18 tahun                  1.800 mL
19-50 tahun                  2.300 mL

Ibu Menyusui

Usia                               Kebutuhan Air

14-18 tahun                  2.300 mL
19-50 tahun                  2.600 mL[/tab]

Jadi, bijaklah dalam mengkonsumsi air. Minumlah sewajarnya sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Salam sehat,
drg. Dita Firdiana

Read More
tips-minum-bulan-puasa

Tips Minum Air di Bulan Puasa

Puasa sebulan penuh di bulan Ramadhan adalah kewajiban bagi umat muslim. Ketika tiba waktu berbuka puasa kadang kita suka lupa memberikan hal yang paling dibutuhkan oleh tubuh kita. Yaitu minum air mineral (putih).

“Tapi saya kan sudah minum teh manis?” atau “Tadi kan udah buka pake es buah.”

Iya sih, kita mungkin tidak akan lupa minum, apalagi setelah berpuasa seharian. Tapi sudah cukupah asupan air yang kita minum? Karena kurang minum dapat menyebabkan dehidrasi, dan kita yang sedang berpuasa rentan banget mengalami dehidrasi.

Saya sendiri sebagai mantan jemaah al-gelonggongiah yang terbiasa minum air sebanyak-banyaknya tepat sebelum imsyak, mulai puasa tahun ini mencoba lebih sehat dengan membagi-bagi jatah minumnya di jam-jam lain..

Poster diatas udah cukup merangkum gimana caranya agar asupan air untuk tubuh kita di bulan puasa tetap terpenuhi, sekaligus gak bikin kembung karena gak harus semua diminum dalam satu waktu yang bersamaan..

Selamat mencoba…

Salam sehat,
drg. Dita Firdiana

Read More
fasting

Tips Lancar Jalani Shaum/Puasa

Halo sahabat Sehat, setelah sebelumnya kita berbagi tips menjaga menjaga kesehatan gigi dan mulut saat puasa, nah kali ini kita mau share tips dari PAPD I(Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam) yang banyak beredar di grup-grup chat. Terlepas dari benar atau tidaknya, karena sebagian besar isinya mirip sama artikel DifaOHC sebelumnya maka kita yakin kalau share ini gak akan berbahaya dan isi yang terkandung di dalamnya benar adanya…

dr. Edy Rizal Wahyudi, SpPD, KGer, FINASIM dari Divisi Geriatri Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, memberikan Tips lancar Jalani Shaum/Puasa secara umum untuk seorang berusia lanjut dan juga semua kalangan.

Mudah-mudahan bisa bermanfaat.

1. Saat Sahur usahakan untuk membatasi asupan teh dan kopi Pasalnya, dua asupan tsb membuat metabolisme berjalan cepat. Sehingga cepat mendatangkan rasa haus meski tak terdehidrasi.

2. Sangat dianjurkan mengonsumsi makanan yang lambat dicerna dan memiliki serat yang tinggi. Contohnya gandum, padi-padian, kacang-kacangan, biji-bijian, nasi merah.

3. Saat Tajjil/Awal berbuka puasa dianjurkan untuk mengonsumsi Kurma, karena mengandung gula serat, karbohidrat, kalium dan magnesium. Dengan kurma, kebutuhan nutrisi tubuh yang hilang selama puasa perlahan dipenuhi.

4. Mengonsumsi pisang saat Ifthor/berbuka sangat baik bagi tubuh Anda, sebab pisang merupakan sumber kalium, magnesium dan karbohidrat.

5. Batasi makanan yang digoreng saat berbuka, karena dapat meningkatkan sel-sel lemak dalam tubuh. Hal ini karena seorang yang sudah di usia lanjut cenderung memiliki keluhan penyakit yang disebabkan lemak, seperti penyakit jantung, cc koroner dan hipertensi.

6. Batasi makanan yang lebih cepat dicerna, seperti gula. Hal ini bisa cepat mendatangkan rasa haus ditengah Anda menjalani puasa nantinya.

7. Konsumsi Air atau jus buah antara berbuka puasa dan sebelum tidur. Hal ini bertujuan untuk menyediakan kebutuhan cairan dalam tubuh untuk Anda lancar beraktivitas esok harinya.

8. Hindari terlalu banyak minum Es, karena memudahkan Anda kenyang. Dimana asupan makanan gizi yang lengkap akan menurun karena tak bisa masuk dalam tubuh.

Selamat menunaikan ibadah Shaum dan ibadah lainnya di bulan Suci Ramadhan…. Semoga diberi kelancaran, kesehatan dan khusyu’ serta ikhlas menjalankannya.Aamiin

MARHABAN YAA RAMADHAN, Mohon MAAF Lahir Batin ..

Salam Sehat,

Read More
Tips Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Saat Puasa Ramadhan

Tips Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Saat Puasa Ramadhan

drg. Dita Firdiana

Tidak terasa sebentar lagi kita akan memasuki bulan suci Ramadhan bagi yang beragama islam. Dalam menyambut bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, ada beberapa tips menjaga kesehatan gigi agar tidak mengganggu ibadah puasa kita.

1. Menyikat Gigi 2x Sehari, Setelah Makan Sahur dan Sebelum Tidur
Menyikat gigi menggunakan pasta gigi ber-fluoride setelah makan sahur dan sebelum tidur di malam hari wajib dilakukan agar sisa-sisa makanan yang ada di mulut bisa dibersihkan sehingga tidak diubah oleh bakteri di dalam mulut menjadi asam yang dapat mengakibatkan karies/lubang gigi.

2. Membersihkan Lidah
Jangan lupa untuk menyikat juga permukaan lidah Anda selagi menyikat gigi agar kuman-kuman penyebab bau mulut dari sisa makanan yang tidak terlihat juga dapat dibersihkan.

3. Berkumur Saat Berwudhu
Saat berwudlu sebelum sholat, berkumurlah dengan benar. Ini gunanya untuk membersihkan kotoran-kotoran dan bakteri di dalam mulut khususnya di sela-sela gigi. Berkumur saat wudhu terutama bagi umat muslim yang menjalankan ibadah shalat lima waktu dalam sehari juga dapat membantu mengurangi gejala mulut kering saat kita berpuasa, tentunya jangan sampai lupa apalagi sengaja hingga tertelan ya. Jadi, sebenarnya tidak ada alasan bagi Anda yang berpuasa untuk mengalami kekeringan di rongga mulut.

4. Perbanyak Minum Air Mineral Saat Sahur dan Berbuka
Air mineral adalah komponen utama dari tubuh kita. Tapi yang lebih penting lagi air mineral juga komponen utama dari air liur yang berfungsi untuk membersihkan sisa makanan yang menempel di sela-sela gigi dan juga mengandung mineral-mineral yang diperlukan gigi. Banyak minum juga dapat mencegah dehidrasi, dan menghindari bau mulut yang disebabkan oleh mulut kering.

Hindari minuman yang mengandung soda dan kafein karena dapat merusak dan mewarnai gigi (udah lihat video #difaEDU mengenai ini?).

5. Perbanyak Makan Makanan yang Berserat Tinggi (Buah dan Sayuran) saat Sahur dan Berbuka
Kandungan vitamin, mineral dan serat yang terdapat dalam buah dan sayuran dapat membantu menjaga kesehatan gigi dan mulut terlebih saat puasa. Rasulullah SAW saja membiasakan selalu berbuka dengan buah kurma.

6. Stop Kebiasaan Buruk
Kebiasaan buruk seperti merokok selain hukumnya haram juga dapat meningkatkan risiko kerusakan gigi dan jaringan periodontal. Selain itu merokok juga bisa membuat rongga mulut menjadi kering, yang mana bisa menjadi salah satu penyebab bau mulut. Gak mau donk ya?

7. Hindari Obat Kumur yang Mengandung Alkohol
Obat kumur yang mengandung Alkohol dapat menyebab rongga mulut menjadi lebih kering, yang mana bisa meningkatkan resiko bau mulut. Ih, puasa kan mulut udah kering ya, masa mau di tambahin jadi lebih kering(?)

8. Periksa Gigi Secara Rutin
Lakukan pemeriksaan gigi dan mulut secara rutin dan berkala minimal 6 bulan sekali ke dokter gigi dapat membantu menjaga kesehatan gigi dan mulut anda. Nah menjelang Puasa Ramadhan seperti sekarang adalah salah satu waktu yang tepat untuk pergi mengunjungi dokter gigi langganan Anda.

Demikian tips menjaga kesehatan gigi selama puasa di bulan Ramadhan agar dengan gigi sehat, dan insyaAllah dalam menjalankan amal ibadah kita pun menjadi lebih maksimal.

Salam sehat,

Referensi:

Peedikayil FC, Thomas A, Naushad MC, Narayanan A. Management of muslim dental patient while fasting. Eur J Gen Dent 2014;3:82-4
AHC of University Minnesota
Factors Influencing Smoking Behaviour Changes during Ramadan among Malay Male Students. J Fasting Health. 2015; 3(3):97-102.

Read More
44ca441b-ce77-4c8c-a5e3-0978bba48321

Komunitas Difa OHC di #WinterMeetsSummer Festival #Sensociety Sensodyne

Pada hari sabtu dan minggu tanggal 7 dan 8 Mei 2016 lalu, Difa Oral Health Center bersama 7 komunitas lainnya ikutan di acaranya Sensodyne yaitu Winter Meets Summer Festival sebagai bagian dari #sensociety.

Tujuh komunitas lain yg juga ikut terlibat adalah Komunitas Historia Indonesia, Gugah Nurani Indonesia, Free diving, Backpacker Jakarta, Garuda Baseball and Softball, Sartria Motor Club, dan Indo Sweat Camp.

d4a165d3-f2e3-4b99-9ff0-5e921022f1aa

Di acara ini kami dari komunitas diberi kesempatan oleh Sensodyne #sensociety untuk menceritakan mengenai kegiatan komunitas dan juga projek ke depan dari setiap komunitas.

Kalau Difa Oral Health Center sendiri berada di acara Winter Meets Summer Festival ini sebagai bagian dari pengenalan gerakan edukasi kesehatan gigi dan mulut  kepada pengunjung acara ini dan juga teman-teman komunitas lainnya. Serta untuk memperkenalkan gerakan Dokter Untuk Semua, yaitu suatu gerakan untuk menyadarkan dokter untuk melayani semua lapisan masyarakat, terutama pada teman-teman ODHA yang selama ini sulit mendapat akses kesehatan gigi dan mulut yang manusiawi.

Emang sedikit aneh si, kok klinik gigi ikutan acara komunitas, tapi ternyata buat kita acara ini membawa manfaat yang banyak banget, yaitu menjadi batu loncatan Difa OHC untuk mejalin kerjasama dengan komunitas lainnya.

Nah, kira-kira bentuk kerjasama apa ya yang akan dilakukan oleh Difa OHC bersama komunitas di #sensociety ini?

Tunggu tanggal mainnya ya \o/

Read More
sensociety-7 mei 2016

Winter Meets Summer Festival with Sensodyne and Difa OHC

Yuk ajak teman dan keluarga untuk bergabung bersama Difa Oral Health Center dan Sesodyne di acara Winter Meets Summer Festival tgl 7-8 Mei 2016 di area parkir Gandaria City \o/

Ada apa aja disana?

Disana bakal ada aneka macam kuliner panas dan dingin yang bisa kamu nikmati. Selain itu akan ada 8 komunitas keren yang bakal ngisi acara di acara Winter Meets Summer Festival ini.

Siapa aja 8 komunitas keren yg akan ada disana? Tentu salah satunya adalah Difa Oral Health Center :))

Difa Oral Health Center emang komunitas?? Iya dong, kita adalah komunitas orang-orang yang peduli akan kesehatan gigi dan mulut dan kumpulan orang-orang yang membuat upaya promosi kesehatan gigi dan mulut menjadi menyenangkan.

Penasaran gak sih sama apa yang akan dilakukan Difa Oral Health Center di acara Winter meets Summer Festival ini?

Makanya yuk, catet tanggal dan tempatnya. Dan ajak seluruh teman dan keluarga kamu ke Winter Meets Summer Festival.

Sampai jumpa ya 🙂

cover acara sensodyne (1)

 

Read More
Skip to toolbar