Welcome to Difa Oral Health Center

Opening Hours : Selasa-Jumat 14:00-20:00, Sabtu-Minggu 09:00-15:00
  Contact : +62813-1650-6535

All Posts Tagged: drg widya apsari SpPM

HIV selogan

Bila Saya Dokter Gigi dan Pasien Saya Adalah ODHA (1)

drg. Widya Apsari Sp.PM

Satu cerita, ada salah satu dosen dokter gigi berjenis kelamin laki-laki menolak membimbing mahasiswa Co-ass dalam menambal gigi pasien, karena pasien tersebut adalah ODHA (orang yang hidup dengan HIV/AIDS).  Dosen tersebut beralasan karena belum menikah dan belum punya anak.

Apa yang terlintas dipikiran anda pertama kali setelah membaca cerita tersebut?

Ketika saya mendengar teman saya bercerita tentang kejadian tersebut, yang pertama kali terlintas di pikitan saya adalah “emang dokter itu mau ngapain sama pasiennya?”

Nah coba kita telusuri apakah benar pernyataan dokter tersebut, apakah ada korelasinya antara menolak menangani pasien ODHA dalam menambal gigi dan alasan belum menikah dan belum punya anak..

HIV terdapat dalam sebagian cairan tubuh, yaitu:

1. Darah

2. Air mani

3. Cairan vagina

4. Air susu ibu (ASI)

Penularan HIV dapat melalui :

1. Berhubungan seks yang memungkinkan darah, air mani, atau cairan vagina dari orang terinfeksi HIV masuk ke aliran darah orang yang belum terinfeksi (yaitu hubungan seks yang dilakukan tanpa kondom melalui vagina atau dubur, juga melalui mulut, walau dengan kemungkinan lebih kecil)

2. Memakai jarum suntik secara bergantian dengan orang lain yang terinfeksi HIV

3. Menerima transfusi darah dari donor yang terinfeksi HIV

4. Dari ibu terinfeksi HIV ke bayi dalam kandungan, waktu melahirkan, dan jika menyusui sendiri.

Nah, setelah anda tahu dimana virus HIV itu berada dan tahu bagaimana penularan HIV tersebut, apakah anda sudah mengetahui alasan saya kenapa saya berpikir “Emang dokter itu mau ngapain sama pasiennya?”

Anda tidak akan tahu penyakit yang dimiliki oleh pasien bila pasien tersebut tidak berterus terang kepada anda. Dengan pasien jujur dan berterus terang mengenai penyakit yang dimilikinya, berarti pasien tersebut berbaik hati ingin melindungi agar anda dan pasien lainnya agar tidak tertular.

PELAJARI penyakitnya, KENALI orangnya, dan LAYANI dengan seperuh hati

(Refrensi : www.spiritia.or.id, http://spiritia.or.id/dokumen/buku-hidup.pdf)

Read More
5

5 Kondisi yang akan terjadi bila tidak menjaga kesehatan gigi dan mulut

drg. Widya Apsari Sp.PM

Udah apal banget ya sama nasehat dokter gigi yang selalu menganjurkan untuk memeriksakan kesehatan rongga mulut secara rutin setiap 6 bulan sekali.

Nah, sebenernya kalian tahu gak sih apa alasan dibalik harus memeriksakan kondisi kesehatan rongga mulut secara rutin? Bikin dokter gigi makin kaya? Duh, masa gitu alasannya? Ya gak dong ah..

Berikut 5 kondisi yang akan terjadi dimasa mendatang bila kamu tidak menjaga kesehatan dan kebersihan rongga mulut kamu

1. Keguguran dan kelahiran bayi prematur

Adanya infeksi pada jaringan periodontal (periodontitis) pada ibu hamil akan meningkatkan resiko terjadinya kontraksi dini kandungan dan dapat menyebabkan kelahiran bayi prematur, bahkan keguguran. Dan dalam berbagai penelitian terbukti bahwa ibu hamil yang rajin melakukan pembersihan karang gigi pada sebelum kehamilan dan selama kehamilan, memiliki resiko lebih rendah mengalami kelahiran bayi prematur dan juga keguguran.

(Matern Child Health J. 2012 Nov; 16(8): 1688–1695. ; J Nat Sci Biol Med. 2010 Jul-Dec; 1(1): 40–42.

2. Disfungsi ereksi

Jika periodontitis berpengaruh kepada kondisi reproduksi perempuan, ternyata periodontitis ini juga memiliki pengaruh kepada para pria. Hal ini ditunjukkan oleh penelitian yang dilakukan oleh Akdemir dkk (2013) terhadap kondisi kesehatan jaringan periodontal pada 80 orang pria dengan disfungsi ereksi dan 82 orang pria tanpa disfungsi ereksi, dengan rentan usia antara 30-40 tahun. Didapat hasil 23% pria dengan kondisi periodontitis berat terdapat pada kelompok tanpa disfungsi ereksi, 53% pria dengan kondisi periodontitis berat terdapat pada kelompok disfungsi ereksi.

Dengan demikian terlihat bahwa kondisi periodontitis dapat menjadi salah satu penyebab terjadinya disfungsi ereksi pada pria.

(J Sex Med. 2013 Mar;10(3):838-43)

3. Penyakit jantung

Nah, percayakah anda bahwa bakteri infeksi pada periodontitis memicu penyakit jantung seperti arterosklerosis, dan juga penyakit jantung iskemik. Bagaimana kesimpulan ini muncul?

Penelitian mengenai hubungan antara penyakit periodontal dengan penyakit jantung salah satunya dilakukan oleh Mishra dkk (2010), penelitian ini dilakukan dengan cara menganalisa status rekam medis pasien jantung selama 2 dekade dan dibandingkan dengan status kesehatan periodontalnya.

(J Indian Soc Periodontol. 2010 Jul-Sep; 14(3): 148–154)

4. Penyakit paru, dan ginjal

Sama seperti pada penyakit jantung, berbagai penelitian juga diarahkan untuk melihat ada tidaknya hubungan antara penyakit periodontal dengan penyakit paru-paru dan juga ginjal.

Ternyata penyakit periodontitis ini secara jangka panjang dapat menjadi pemicu terjadinya penyakit paru dan juga ginjal pada usia lansia.

(J Indian Soc Periodontol. 2011 Oct-Dec; 15(4): 359–365., J Clin Periodontol. 2013 May;40(5):443-56. doi: 10.1111/jcpe.12067. Epub 2013 Feb 21.)

5. Gatal dan ruam merah pada kulit

Pernahkah anda mengalami gatal-gatal pada kulit tubuh yang tidak kunjung sembuh? Dan anda dirujuk oleh dokter kulit ke dokter gigi untuk mencari ada atau tidaknya infeksi pada rongga mulut?

Tahukah anda bahwa kondisi gatal dan ruam pada kulit (psoriasis) ini dapat disebakan oleh infeksi yang berasal bagian tubuh lain atau nama lainnya dalah fokus infeksi?

Penelitian yang dilakukan oleh Malec dkk (2013) pada pasien dengan riwayat keluhan pada kulit (dermatitis dan psoriasis), ternyata 11 pasien harus dirujuk pada dokter gigi, 58 pasien pada dokter THT, dan 29 pasien pada dokter kulit dan kelamin. Infeksi yang umum ditemukan pada pasien dengan keluhan kulit adalah tonsilitis, infeksi pernafasan atas, sinusitis, infeksi gigi, dan infeksi saluran kencing.

(Postepy Dermatol Alergol. 2013 Apr; 30(2): 77–84.)

Nah, masih menganggap kesehatan gigi dan mulut dan profesi dokter gigi sebagai bagian dari estetik? Yuk mulai sekarang ubah persepsi kita tentang kesehatan gigi dan mulut dan bersama Difa Oral Health Center kita menjadi pasien cerdas dan juga dokter gigi pintar..

Salam sehat,

Read More
ilustrasi artikel makanan

Kata Siapa Makanan Manis Bikin Gigi Berlubang?

drg. Widya Apsari Sp.PM

Selama ini kita dicekoki dengan ajaran makanan manis merupakan penyebab berlubangnya gigi kita. Tapi ternyata hal tersebut tidak sepenuhnya benar.

Dikutip dari buku Diet and Nutrition in Oral Health (2007), makanan/minuman yang memiliki kecenderungan menyebabkan gigi berlubang ternyata adalah makanan/minuman yang bersifat menurunkan pH atau keasaman dari rongga mulut kita.

Nah, makanan/minuman apa saja sih yang bersifat acidogenic (menurunkan pH) dan non atau low acidogenic?

Acidogenic

sayuran yang dimasak, buah segar, manisan buah, jus buah, makanan manis, creamers, ice cream, puding, keripik kentang, crackers, marshmallows, roti, pasta, nasi, sereal, kentang goreng, cookies, cake, pie, pastry, permen, pisang, buah kering, dan juga permen pereda sakit tenggorokan.

Non atau Low Acidogenic

sayuran mentah, daging, ikan, kacang-kacangan, susu, keju, flavored yogurts, keripik jagung, kacang tanah, popcorn, lemak, butter, margarin, dan juga pemanis selain gula (nonsugar sweeteners) seperti xylitol.

Nah, setelah kita perhatikan makanam acidogenic ini yang terbanyang lebih lezat dari pada yang non/low acidogenic ya..  Dan ternyata bukan permen aja yang menjadi penyebab gigi kita berlubang, tapi nasi dan juga keripik kentang juga loh..

Kenali makanan yang cenderung menyebabkan gigi berlubang dan kenali serta lakukan upaya pencegahan terjadinya gigi berlubang.

Salam Sehat,

Refrensi
Palmer C.A., DIET AND ORAL NUTRITION 2nd Ed, Perarson Education Inc, 2007, p: 288-289
Read More
ilustrasi artikel

Makanan sebagai Penentu Kesehatan Gigi Anda

drg. Widya Apsari SpPM

Lapisan enamel gigi merupakan bagian terkeras dari tubuh kita. Kerusakan pada lapisan enamel gigi ini hanya dapat terjadi pada kondisi trauma dan akibat efek asam yang menyebabkan demineralisasi (larutnya mineral) pada lapisan enamel tersebut.

Kondisi demineralisasi atau hilangnya struktur mineral pada gigi hanya dapat terjadi pada kondisi keasaman (pH) antara 5,7 hingga 5,5 pada lapisan enamel tersebut.

Nah tahukah anda, bahwa makanan dan minuman yang kita konsumsi dapat dibagi kedalam 4 kelompok berdasarkan progresivitas dan penurunan pH rongga mulut dalam penyebabkan gigi berlubang .

Acidogenic

adalah makanan/minuman yang dapat menurunkan kadar pH plak menjadi di bawah 5,5 dalam waktu kurang dari 30 menit

Cariogenic

adalah makanan/minuman yang mengandung produk fermentasi kerbohidrat yang dapat dimetabolisme oleh bakteri rongga mulut. Sehingga menyebabkan penurunan kadar pH plak menjadi di bawah 5,5 dan menyebabkan demineralisasi enamel gigi dan gigi belubang.

Anticariogenic

adalah makanan/minuman yang dapat mencegah aktivitas terjadinya gigi berlubang ketika dimakan sebelum produk acidogenic

Cariostatik

adalah makanan/minuman yang tidak dapat dimetabolisme oleh bakteri pada plak dalam waktu 30 menit dan tidak menyebabkan penurunan kadar pH air ludah menjadi di bawah 5,5

Nah makanan dan minuman apa saja yang termasuk acidogenic, cariogenic, anticariogenic, dan cariogenic? Nantikan di artikel selanjutnya ya

Salam sehat,

 

Refrensi
Palmer C.A., DIET AND ORAL NUTRITION 2nd Ed, Perarson Education Inc, 2007, p: 288-289
Read More
angsamerah title

Kesehatan gigi dan mulut se-TABU kesehatan reproduksi ?

drg. Widya Apsari Sp.PM

Mungkin anda berpikiran apa hubungannya kesehatan gigi dan mulut dengan kesehatan reproduksi?

Anda merasa dua hal ini adalah hal yang sangat bertolak belakang? Apakah anda masih menganggap klinik gigi dan mulut itu lebih memiliki kemiripan dengan klinik kecantikan daripada klinik reproduksi?

Saya tidak akan menyalahkan opini anda. Tapi menurut saya tidak demikian.. Mengapa?

Privasi

Beberapa masyarakat masih menganggap rongga mulut merupakan bagian tubuh yang bersifat pribadi dan privasi. Merasa yang boleh melihat kondisi rongga mulut adalah hanya diri sendiri. Adanya rasa malu ketika membuka mulut lebar-lebar menunjukkan rongga mulut merupakan bagian tubuh penuh privasi.

Nah, bagaimana dengan orgam reproduksi? Tentu  tidak usah kita bahas lagi, sedari kecil kita sudah diajari bahwa organ reproduksi adalah bagian tubuh yg tidak pantas untuk diperlihatkan. Sampai bagian tubuh yang berhubungan dengan organ reproduksi ini dinamakan organ intim bukan?

Permasalahan dengan aroma tidak sedap

Baik rongga mulut maupun organ reproduksi sama-sama memiliki masalah dengan “bau”. Dan berlomba-lomba masyarakat maupun perusahaan membuat produk “Pewangi” baik untuk organ reproduksi maupun rongga mulut.

Satu gejala banyak kemungkinan penyakit

Rongga mulut dan organ reproduksi sama-sama memiliki rahasia tersembunyi. Contohnya keluhan sariawan. Apakah sariawan adalah sekedar sariawan? Mayoritas dari keluhan sariawan dapat menjadi penanda penyakit lain pada tubuh anda seperti alergi, infeksi virus herpes, kanker mulut, atau sariawan yg anda keluhkan bisa jadi tampilan penyakit menulat seksual (PMS) pada rongga mulut.

Hal yang sama juga pada keluhan keputihan pada organ reproduksi. Keputihan dapat dianggap normal, sampai akibat infeksi bakteri, maupun dapat menjadi suatu gejala kanker serviks.

Do It Your Self

Mungkin ini terdengar ekstrim, tp menurut saya dalam mengobati keluhan baik pada rongga mulut maupun organ reproduksi, masyarakat kita cenderung berani coba-coba.

Mengapa? Karena sama-sama malu atau malas berobat, takut ketahuan penyakitnya apa, dan takut mahal. Tapi kalau sudah parah, pasti berobat. Kalau sudah merasa baikan, tidak akan kembali lagi untuk kontrol dan melanjutkan pengobatan. Jadi selagi masih bisa pergi ke toko obat dan membeli obat sendiri, mengapa harus saya pergi ke dokter?

Contohnya, keluhan bau mulut yang diatasi dengan obat kumur, bau pada organ intim diatasi dengan cairan pembersih organ intim. Padahal keluhan “bau” tersebut dapat teratasi dengan cara tersebut? Belum tentu..

Mungkin karena faktor rongga mulut dan organ reproduksi ini dianggap “urusan pribadi” maka hal yang berkaitan dengan pengobatan pun dianggap sebagai urusan pribadi juga

Mau sampai kapan kita terjebak dengan stigma ini? Yuk saatnya kita berubah..

Berani memeriksakan dan sadar akan kesehatan gigi, mulut dan organ reproduksi itu keren..

 

Spesial untuk anda dari Klinik/Yayasan Angsamerah

1510_Promo Poster_Difa-Angsamerah_ref

*untuk keterangan lebih lengkap hubungi kami.

Read More
Skip to toolbar