Welcome to Difa Oral Health Center

Opening Hours : Selasa-Jumat 14:00-20:00, Sabtu-Minggu 09:00-15:00
  Contact : +62813-1650-6535

All Posts Tagged: kanker

world cancer day (1)

Kalau Ada Benjolan di Dalam Mulut

Masih dalam rangka Hari Kanker Sedunia, maka kami akan kembali berbagi informasi tentang kanker. Kalau kita punya benjolan di dalam yang menghawatirkan sebagai suatu kanker, apa yang harus kita lakukan:

Yang pertama, Jangan panik dan terus berpikir positif.

Kedua, jangan ragu untuk memeriksakan bejolan kamu ke dokter gigi, kalau bisa dan ada ke dokter gigi spesialis penyakit mulut. Kita harus segera memeriksakan diri karena kunci dari keberhasilan terapi kanker adalah deteksi dan diagnosis dini.

Bila benjolan tersebut ukurannya kecil, dicurigai sebagai kanker atau tidak, sebaiknya benjolan tersebut dibuang. Benjolan akan diangkat semuanya kemudian diperiksa di laboratorium patologi anatomi. Jadi, benjolan yang sudah dipotong, akan dilihat dengan mikroskop dan diperiksa sel-selnya. Dari pemeriksaan tersebut akan ketahuan jenis benjolannya, apakah ganas atau jinak, maupun berpotensi menjadi ganas atau tidak.

Tapi harus di ingat, prosedur tadi dilakukan bila benjolannya kecil. Kecil dengan ukuran tidak lebih dari 1 centimeter. Sehingga bila dilakukan pengambilan jaringa, benjolan tersebut bisa diambil semuanya.

Bila benjolannya besar dan terlihat seperti kanker, benjolan tersebut harus tetap diambil, tapi kali ini bukan dilakukan oleh dokter gigi, melainkan oleh dokter bedah tumor. Dokter bedah tumor dikenal dengan istilah dokter spesialis bedah onkologi, gelarnya adalah Sp.B.Onk dibelakang nama sang dokter. Seorang dokter umum yang kemudian mengambil spesialis bedah umum, melanjutkan kemudian sekolah lagi untuk menjadi dokter bedah khusus tumor. Jadi pengambilan benjolan yang mengarah ke kanker sebaiknya dilakukan oleh dokter sp.B.Onk ini.

Prosedur pengambilan benjolan ini jagan dianggap sepele, karena ada prosedurnya. Mulai dari pemeriksaan MRI, tes darah, rontgen paru, dll sebagai persiapan sebelum mengambil benjolan tersebut. Prosedur ini harus dilakukan karena berguna sebagai panduan lokasi pengambilan benjolan. Serta sebagai persiapan tubuh kita menerima obat bius.

Kenapa tidak langsung dipotong saja, padahal benjolannya terlihat jelas letaknya, karena posisi benjolan itu harus diketahui secara PASTI. Sel kanker memiliki sifat akan bertambah ganas ketika sudah dikutak-katik. Sehingga pengambilannya harus pada posisi diluar dari benjolan, yang bebas dari sel kanker. Oleh sebab itu semakin kecil benjolan, semakin mudah penanganannya.

Jangan menunggu benjolan membesar dan mengganggu baru diperiksakan ke dokter yaaa..

 

Salam sehat,

Read More
world cancer day

Apa hubungannya antara kanker dan kondisi gigi mulut?

Tanggal 4 Februari adalah Hari Kanker Sedunia, jika kita peduli dengan kenker maka itu artinya kita semua juga harus peduli dengan kesehatan gigi dan mulut. Kenapa? Apa hubungannya antara kanker dan kondisi gigi mulut?

Dalam menjalani terapi kanker yaitu kemoterapi kita membutuhkan kondisi fisik yang prima dan memiliki daya tahan tubuh yang yang baik. Selain itu terapi kanker membutuhkan daya tahan tubuh yang kuat untuk melawan segala macam efek samping dari terapi kanker. Beberapa diantara efek samping terapi kanker adalah mual, muntah, sariawan, dll.

Salah satu cara kita memperoleh kondisi fisik yang prima dan meningkatkan daya tahan tubuh ketika masa tetapi kanker tentunya melalui asupan gizi yang cukup di tubuh kita. Darimana kita mendapatkan asupan gizi? Tentunya lewat makanan. Untuk makan yang banyak  dan bergizi ini tentunya kita membutuhkan kondisi gigi dan mulut yang sehat dan bebas nyeri.

Ini kuncinya, kita makan melalui mulut, merasakan rasa makanan dengan lidah dan mengunyah menggunakan gigi. Jika ada gagguan pada gigi dan mulut ketika harus menjalani terapi kanker, sehingga kita mengalami kesulitan makan, yang terjadi adalah asupan makan berkurang dan terjadi penurunan daya tahan tubuh yang kemudian akan menyebabkan penundaan terapi kanker. Selain iu sel darah merah akan turun dibawah normal, kemungkinan akan menyebabkan terapi kankernya harus di hentikan. Kalau terapi kanker sampai di hentikan, pada akhirnya akan berujung dengan penurunan prognosis survival dari kanker.

Dari yang cuma sekedar sakit gigi, ternyata bisa berpengaruh ke terapi kanker, dan bisa menyebabkan kegagalan terapi kanker. Jadi kalau kita semua peduli dengan kanker, berarti kita juga harus peduli dengan semua aspek yang berhubungan dengan kanker.

Bagaimana caranya? yaitu dengan menjaga kesehatan gigi dan mulut kita mulai detik ini juga, dan jangan sampai terjadi penyesalan di kemudian hari. Mulai sekarang buang jauh-jauh anggapan bahwa perawatan gigi itu bagian dari estetik. Karena perawatan gigi merupakan bagian dari hidup sehat.

 

Salam sehat,

 

Read More
poster A1b

Apasih Sebenarnya Fungsi Dokter Gigi?

Sambil nunggu makan siang, kita bahas hal-hal positif yuk, biar bikin semangat dan penuh rasa syukur dalam menjalani hari Jumat ini. Selama ini kalau mendengar kata “dokter gigi” pasti otak kita langsung mengarah pada hal-hal yang berkaitan sama rasa linu, sakit, bur, suntik. Pasti semua jawabnya IYA.

Yuk coba dingat-ingat, apakah dulu ada yang pernah ditakut-takutin sama orang tuanya dengan cara “Awas loh kalau nakal disuntik terus dicabut sama dokter gigi!!” Atau ada yang sekarang sudah jadi orang tua, dan pernah menakut-nakuti anaknya seperti itu? Duh kok serem amat ya dokter giginya. Sudah seperti lagunya Susan saja, “Mau jadi dokter karena mau suntik orang lewat…”

Balik lagi ke hal-hal positif. Selama ini pernah kepikiran tidak, apa sih gunanya kita merawat gigi? Tentunya selain untuk menghindari sakit gigi! Atau mungkin ada yang merawat gigi untuk menghindari pergi ke dokter gigi?!

Nah, sebenarnya merawat gigi dan mulut itu fungsinya adalah untuk menjaga kualitas hidup kita dan untuk menjaga kesehatan tubuh kita. Mungkin bagi kita yang sudah merasa memiliki tubuh yang sehat, mungkin kesehatan gigi dan mulut belum mejadi kebutuhan utama. Tapi kalau sudah mengalami sakit, terutama sakit kanker, kesehatan gigi dan mulut itu akan menjadi golden ticket buat survive. Baik survive dari penyakit kankernya maupun dari terapi kanker yang dijalani.

Kok bisa?!

Pengindap kanker membutuhkan asupan gizi yang lebih dibandingkan org sehat, dan cara kita mendapatkan asupan gizi adalah melalui mulut. Ketika makanan masuk ke dalam mulut, berarti kita perlu gigi untuk mengunyah makanan tersebut. Apa yang terjadi kalau kita punya masalah di dalam rongga mulut? Sulit makan, tidak nafsu makan, adalah salah satunya, yang akhirnya akan mengakibatkan kurang asupan nutrisi.

Malnutrisi adalah suatu kondisi yang sangat memegang peranan kegagalan dan delay treatment dalam perawatan kanker. Kita harus mengupayakan nutrisi yang baik bagi pasien kanker. Artinya kita juga harus mengupayakan kesehatan gigi dan mulut.

Nah, apakah dokter gigi hanya akan berfungsi jika kita mengalami sakit pada gigi? Ini adalah pendapat yang selama ini keliru. Selain untuk mengobati, peran dokter gigi juga untuk menjaga gigi dan mulut kita semua tetap sehat.

poster A1ba

Jadi mulai sekarang yuk mulai ubah mindset kita selama ini tetang dokter gigi yang identik dengan RASA NGILU, SAKIT dan SUNTIK menjadi AGAR SEHAT. Karena kita semua ingin hidup sehat. Kita harus menjadi sehat untuk tetap produktif, agar berguna bagi orang tua kita, masyarakat,bangsa dan negara.

Dan tentunyanya mejadi sehat untuk melihat dan menemani anak-anak kita tumbuh dan menemaninya hingga dewasa. Jaga kesehatan mulai dari sekarang, dan jadikan dokter gigi sebagai patner kita dalam mendapatkan kesehatan gigi dan mulut secara menyeluruh.

Salam sehat,

Read More
Skip to toolbar