Welcome to Difa Oral Health Center

Opening Hours : Selasa-Jumat 14:00-20:00, Sabtu-Minggu 09:00-15:00
  Contact : +62813-1650-6535

All Posts Tagged: karang gigi

Skeling

Siapa Bilang Bersihin Karang Gigi itu Mahal ?!

Apa sih hal yang kalian tangkap setiap membaca artikel di website ini?

Sakit gigi itu bisa dicegah?  Kesehatan gigi dan mulut menyebabkan penyakit tubuh? Perawatan gigi itu bukan bagian dari estetik? Menjaga kesehatan dan kebersihan gigi dan mulut itu penting? Penumpukan karang gigi bisa menyebabkan berbagai penyakit?

Yup, bener banget kalau kalian menjawab itu semua.. Jadi kita harus rajin ke dokter gigi biar gigi dan mulut kita sehat? Bersihin karang gigi itu bisa dilakuin sendiri gak si? Gak usah ke dokter gigi bisa? Dokter gigi kan mahal..

Coba bayangin bakteri dari karang gigi aja bisa menyebar ke berbagai organ lewat pembuluh darah, berarti kalau kamu coba-coba nyongkel karang gigi pake alat yang gak steril, berarti bukan hal yang mustahil bakteri dari alat congkel karang gigi yang kamu pake itu bisa menyebar ke pembuluh darah dan menyebabkan infeksi. Duh sereeem..

Tapi bersihin karang gigi di dokter gigi itu mahal..

Nah, di Difa Oral Health Center gak mahal kok. Karena kita punya program khusus buat kamu-kamu yang peduli akan kesehatan gigi mulut dan berkomitment untuk memeriksakan kondisi gigi dan mulutnya secara rutin.

Apa programnya? Ini dia..skeling rutin

Jadi bersihin karang gigi rutin di Difa Oral Health Center itu cuma 123 ribu rupiah loh.. Harga segini masih kamu bilang mahal? Gak dong ya..

Mau? Boleh, tapi ada syaratnya ya, yaitu kamu sebelumnya harus pernah membersihkan karang gigi atau skeling pertama kali di Difa Oral Health Center dan harga ini berlaku bila kamu mengikuti jadwal yang sudah disepakati pada kunjungan sebelumnya sesuai dengan petunjuk dokter gigi yang pertama kali nanganin kamu. Kalau lewat dari jadwal? Ya terpaksa kembali menjadi harga normal..

Gampang banget kan caranya? Takut lupa? Tenang aja, ada tim dari Difa Oral Health Center yang akan mengingatkan kamu kalau sudah waktunya sekeling dan cek rutin kok..

Menjaga kesehatan gigi dan mulut itu mudah kok dan kita sama-sama bikin menyenangkan bersama Difa Oral Health Center 🙂

Read More
5

5 Kondisi yang akan terjadi bila tidak menjaga kesehatan gigi dan mulut

drg. Widya Apsari Sp.PM

Udah apal banget ya sama nasehat dokter gigi yang selalu menganjurkan untuk memeriksakan kesehatan rongga mulut secara rutin setiap 6 bulan sekali.

Nah, sebenernya kalian tahu gak sih apa alasan dibalik harus memeriksakan kondisi kesehatan rongga mulut secara rutin? Bikin dokter gigi makin kaya? Duh, masa gitu alasannya? Ya gak dong ah..

Berikut 5 kondisi yang akan terjadi dimasa mendatang bila kamu tidak menjaga kesehatan dan kebersihan rongga mulut kamu

1. Keguguran dan kelahiran bayi prematur

Adanya infeksi pada jaringan periodontal (periodontitis) pada ibu hamil akan meningkatkan resiko terjadinya kontraksi dini kandungan dan dapat menyebabkan kelahiran bayi prematur, bahkan keguguran. Dan dalam berbagai penelitian terbukti bahwa ibu hamil yang rajin melakukan pembersihan karang gigi pada sebelum kehamilan dan selama kehamilan, memiliki resiko lebih rendah mengalami kelahiran bayi prematur dan juga keguguran.

(Matern Child Health J. 2012 Nov; 16(8): 1688–1695. ; J Nat Sci Biol Med. 2010 Jul-Dec; 1(1): 40–42.

2. Disfungsi ereksi

Jika periodontitis berpengaruh kepada kondisi reproduksi perempuan, ternyata periodontitis ini juga memiliki pengaruh kepada para pria. Hal ini ditunjukkan oleh penelitian yang dilakukan oleh Akdemir dkk (2013) terhadap kondisi kesehatan jaringan periodontal pada 80 orang pria dengan disfungsi ereksi dan 82 orang pria tanpa disfungsi ereksi, dengan rentan usia antara 30-40 tahun. Didapat hasil 23% pria dengan kondisi periodontitis berat terdapat pada kelompok tanpa disfungsi ereksi, 53% pria dengan kondisi periodontitis berat terdapat pada kelompok disfungsi ereksi.

Dengan demikian terlihat bahwa kondisi periodontitis dapat menjadi salah satu penyebab terjadinya disfungsi ereksi pada pria.

(J Sex Med. 2013 Mar;10(3):838-43)

3. Penyakit jantung

Nah, percayakah anda bahwa bakteri infeksi pada periodontitis memicu penyakit jantung seperti arterosklerosis, dan juga penyakit jantung iskemik. Bagaimana kesimpulan ini muncul?

Penelitian mengenai hubungan antara penyakit periodontal dengan penyakit jantung salah satunya dilakukan oleh Mishra dkk (2010), penelitian ini dilakukan dengan cara menganalisa status rekam medis pasien jantung selama 2 dekade dan dibandingkan dengan status kesehatan periodontalnya.

(J Indian Soc Periodontol. 2010 Jul-Sep; 14(3): 148–154)

4. Penyakit paru, dan ginjal

Sama seperti pada penyakit jantung, berbagai penelitian juga diarahkan untuk melihat ada tidaknya hubungan antara penyakit periodontal dengan penyakit paru-paru dan juga ginjal.

Ternyata penyakit periodontitis ini secara jangka panjang dapat menjadi pemicu terjadinya penyakit paru dan juga ginjal pada usia lansia.

(J Indian Soc Periodontol. 2011 Oct-Dec; 15(4): 359–365., J Clin Periodontol. 2013 May;40(5):443-56. doi: 10.1111/jcpe.12067. Epub 2013 Feb 21.)

5. Gatal dan ruam merah pada kulit

Pernahkah anda mengalami gatal-gatal pada kulit tubuh yang tidak kunjung sembuh? Dan anda dirujuk oleh dokter kulit ke dokter gigi untuk mencari ada atau tidaknya infeksi pada rongga mulut?

Tahukah anda bahwa kondisi gatal dan ruam pada kulit (psoriasis) ini dapat disebakan oleh infeksi yang berasal bagian tubuh lain atau nama lainnya dalah fokus infeksi?

Penelitian yang dilakukan oleh Malec dkk (2013) pada pasien dengan riwayat keluhan pada kulit (dermatitis dan psoriasis), ternyata 11 pasien harus dirujuk pada dokter gigi, 58 pasien pada dokter THT, dan 29 pasien pada dokter kulit dan kelamin. Infeksi yang umum ditemukan pada pasien dengan keluhan kulit adalah tonsilitis, infeksi pernafasan atas, sinusitis, infeksi gigi, dan infeksi saluran kencing.

(Postepy Dermatol Alergol. 2013 Apr; 30(2): 77–84.)

Nah, masih menganggap kesehatan gigi dan mulut dan profesi dokter gigi sebagai bagian dari estetik? Yuk mulai sekarang ubah persepsi kita tentang kesehatan gigi dan mulut dan bersama Difa Oral Health Center kita menjadi pasien cerdas dan juga dokter gigi pintar..

Salam sehat,

Read More
TOBACO

Rokok.. Gaya Hidup, Kebutuhan, Candu, dan Kesehatan Rongga Mulut

drg. Benedict N. Sunarja

Rokok dan gaya hidup dan pergaulan, merupakan 2 hal yang tidak dapat terpisahkan. Walaupun pemerintah membuat kebijakan dengan menampilkan gambar penyakit yang seram di bungkus rokok, tetap saja bagi anda yang merokok itu tidak berpengaruh apapun..

Artikel ini bukan saya buat untuk menceramahi anda tentang bahaya rokok, racun yang terdapat pada rokok dan juga bukan tentang penyakit apa saja yang ditimbulkan oleh rokok. Karena saya percaya, informasi tersebut tidak akan membuat anda berhenti merokok.

Namun disini mari kita belajar mengenali gambaran rongga mulut yang ditimbulkan oleh rokok yang setiap hari anda hisap. Dan apa yang anda harus lakukan agar bahaya yang ditimbulkan oleh rokok pada rongga mulut anda tidak berlanjut.

Tahukah anda bahwa tembakau dapat menghambat aliran darah ke gusi, sehingga dapat mengakibatkan berkurangnya pasokan nutrisi dan oksigen ke gusi, akibatnya gusi menjadi lebih rentan terkena infeksi.

Apa efek yang dapat ditimbulkan rokok terhadap kondisi rongga mulut secara langsung?

Perubahan warna pada gigi. Rokok dapat menyebabkan perubahan warna akibat deposit/ penumpukan nikotin di permukaan gigi.

Berkurangnya kepadatan tulang rahang. Selain dapat menghambat asupan nutrisi menuju gusi, ternyata rokok juga menghambat asupan nutrisi ke tulang. Sehingga kepadatan tulang menjadi berkurang, dan dapat menyebabkan gigi goyang dan lepas dengan sendirinya.

Penumpukan plak. Menurut penelitian, ditemukan adanya hubungan antara rokok dengan penumpukan plak pada permukaan gigi. Sehingga pada orang yang merokok memiliki kecenderungan untuk terbentuk karang gigi yang lebih banyak dibandingkan dengan anda yang tidak merokok.

Penyakit Periodontal. Dengan kecenderungan terjadinya penumpukan karang gigi pada orang yang merokok, dan juga kepadatan tulang yg berkurang akibat rokok, maka perokok juga lebih rentan terjadi penyakit periodontal. Penyakit periodontal ini dapat menyebabkan gigi anda tanggal dengan sendirinya.

Bau mulut. Sudah menjadi rahasia umum bahwa seseorang yang merokok dapat diketahui melalui bau mulutnya. Perokok memiliki bau mulut yang khas, dan hal ini susah dihilangkan dengan menyikat gigi dan juga dengan obat kumur.

Resiko lubang pada gigi. Rokok dapat menyebabkan peningkatan resiko terjadinya lubang pada gigi akibat kondisi panas yang ditimbulkan oleh asap rokok yang masuk ke dalam rongga mulut.

Apa yang harus dilakukan agar kondisi ini tidak terjadi pada anda ?

Siapa lagi yang dapat melindungi diri anda sendiri kalau bukan anda sendiri. Kesadaran dan kepatuhan dalam menjaga kebersihan rongga mulut menjadi kunci dalam mencegah hal ini jangan sampai terjadi.

Kepatuhan dalam menyikat gigi minimal 2 kali sehari, pagi dan malam sebelum tidur. Serta kesadaran memeriksakan kondisi rongga mulut anda dan membersihkan karang gigi anda secara rutin ke dokter gigi mejadi hal terpenting yang bisa anda lakukan untuk menghindari bahaya rokok terhadap rongga mulut anda.

Mari jadikan dokter gigi sebagai patner anda dalam melindungi kesehatan gigi dan mulut, serta kesehatan tubuh anda.

Merokok dapat menyebabkan bau mulut, gigi berlubang, memudahkan akumulasi plak sehingga gusi cenderung mudah berdarah.

Salam sehat.

Sumber

http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/9919032

http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/16223098

https://www.adha.org/sites/default/files/7232_Tobacco_Use_Periodontal_Disease_1.pdf

Read More
promo skeling + sikat gigi elektrik

Sikat Elektrik VS Sikat Gigi Manual

Tujuan dasar dari menyikat gigi adalah untuk menghilangkan plak dan juga sisa makanan. Mengapa plak dan sisa makanan harus dihilangkan ? Karena penumpukan plak dan sisa makanan dapat memicu terjadinya gigi berlubang yang dapat menyebabkan kerugian ekonomi global (baca artikelnya di sini)

Saat ini berbagai penelitian diarahkan untuk mengetahui metode, teknik, dan sikat gigi yang dapat menghilangkan plak dan sisa makanan seefektif dan sebersih mungkin.

Salah satu penelitiannya adalah dengan membandingkan antara keefektifan antara sikat gigi manual dan sikat gigi elektrik.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Vibhute dan Vandana (2012) menunjukkan sikat gigi elektronik terbukti lebih efektif dalam menghilangkan plak pada permukaan gigi dibandingkan dengan sikat gigi manual.

Pada penelitian lain, yaitu oleh Forrest dan Miller (2004) terhadap 2.547 orang, sikat gigi elektrik terbukti mampu mengurangi plak sebanyak 7% dan mengirangi terjadinya radang gusi sebanyak 17%. Angka ini juga ternyata sama pada penelitian yang dilakukan oleh Deery C. dkk (2004).

Nah, walaupun kita sudah mengetahui keefektifan sikat gigi elektrik dalam mengurangi penumpukan plak dan terjadinya radang gusi. Namun yang paling penting adalah jangan lupa meyikat gigi pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur..

Salam sehat

Refrensi :

  1. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3459492/
  2. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/15190692
  3. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/15001285

polygreen 1polygreen 2

POLYGREEN Sonic Toothbrush To Go, Germany GmBH

Sikat Gigi Elektrik, cara kerjanya bergetar, getarannya dapat memuat gigi dan gusi seperti dipijat ringan dan stabil, kita tetap dapat melakukan sikat gigi seperti biasanya.

– Memiliki 32.000 getaran/menit, efektif untuk membersihkan plak,
– Mudah digunakan dengan satu tombol On/OFF,
– Ukurannya yang kecil cocok untuk dibawa bepergian,
– Bisa di tutup ketika bepergian sehingga tidak perlu takut kotor,
– Sudah tersedia 1 kepala sikat pengganti,
– Bulu sikat super lembut.

Produk ini menggunakan Baterai AAA 1 buah (sudah termasuk).

Gambar diambil dari www.motaguedentalexcellence.com

*promo ini berlaku selama persediaan masih ada

Read More
karang-gigi

Bau Mulut

Sambut lebaran dengan gigi dan mulut bersih serta bebas bau mulut yuk..

Bau mulut gak bs dihilangin pake obat kumur loh.. Permasalahan bau mulut itu banyak dan buat ngilanginnya harus mulai dari sumbernya..

Penyebab bau mulut antara lain disebabkan oleh karang gigi, gigi berlubang, dan jumlah air ludah yang berkurang karena kurangnya asupan air saat puasa sekarang ini.. Untuk menghilangkannya kita harus tahu dulu apa penyebab dari bau mulutmu..

Penyebab paling sering adalah karena karang gigi.. Jadi yuk kita cek gigi masing-masing!

Karang gigi paling banyak ada di daerah gigi depan bawah bagian yg menghadap lidah.. Yuk coba ambil cermin masing-masing lalu perhatikan bagian itu. Ada bagian gigi yang lebih keras dan berwarna kekuningan, terasa kasar gak didaerah tersebut?

kalkulus

Lokasi paling sering berikutnya ada di gigi atas belakang dibagian yg nempel sama pipi. Nah coba diraba pake lidah ada yang kasar-kasar gak disitu?

karang gigi belakang

Kalau kalian berhasil menemukan gambaran tadi berarti itu karang gigi dan itulah tersangka utama masalah bau mulut kamu 😆

Karang gigi tidak bisa dibersihkan sendiri dirumah. Tidak hilang dengan cara menyikat gigi. Jangan juga di korek-korak pake kuku atau tusuk gigi ya karang giginya, nanti jd infeksi. Bukannya bau mulutnya hilang malah jadi bengkak gusinya.

Bagi yang punya masalah bau mulut lalu mencoba mengatasinya dengan memakai obat kumur, efeknya lebih bersifat menutupi bau mulutnya aja, bukan menghilangkan penyebabnya..

Lalu gimana dong cara ngilanginnya?! Caranya dengan skeling (pembersihan karang gigi). Di dokter gigi ada alatnya khusus. Kebetulan kami masih ada promo scaling 99 rebu, hanya sampai Lebaran loh.. Selama bulan Agustus ini kita ada Promo diskon 50% untuk pembersihan karang gigi dan GRATIS produk skeling oksigen dari Oxyresh.

Yuk kita jaga kesehatan diri kita dimulai dari hal-hal sederhana seperti mengecek kesehatan gigi mulut kamu ke dokter gigi kepercayaan kamu secara rutin tiap enam bulan sekali..

Read More
Skip to toolbar