Welcome to Difa Oral Health Center

Opening Hours : Selasa-Jumat 14:00-20:00, Sabtu-Minggu 09:00-15:00
  Contact : +62813-1650-6535

All Posts Tagged: Kawat Gigi

Kapan Kita Perlu Melakukan Perawatan Behel

Kapan Kita Perlu Melakukan Perawatan Behel?

Sering kali muncul pertanyaan “Apakah saya sebaiknya memasang behel atau tidak?” Nampaknya pertanyaan tersebut cukup populer, baik untuk di tanyakan kepada dokter gigi, atau sekedar bertanya-tanya dalam hati. Sehingga, kami pikir topik ini yang akan menjadi bahasan kali ini.

Pasang behel atau tidak? Sebelum sampai ke pertanyaan tersebut, kita bahas dulu ya “Apa sih behel itu?”

Behel adalah alat kesehatan yang dipasang di gigi, yang berfungsi untuk mengoreksi posisi gigi ke posisi ideal. Posisi ideal tidak sama dengan rata, karena setiap gigi yang kita miliki memiliki posisi ideal masing-masing.

Selanjutnya sampailah kita ke pertanyaan yang paling sering ditanyakan oleh teman-teman tetang behel (kawat gigi). “Kapan sih kita perlu melakukan perawatan #behel?” Yang pasti bukan saat kita mau gaya2an ya..

Perawatan behel sebaiknya dilakukan ketika posisi gigi kita tidak ideal, seperti pada kondisi gigi yang berjejal, yang menyulitkan kita dalam melakukan pembersihan gigi, sehingga gigi kita menjadi mudah berlubang. Atau pada gigi depan atas atau bawah yang maju, sehingga menyulitkan kita ketika menutup mulut atau ketika makan terutama saat memotong makanan.

Atau bisa juga pada gigi yang posisi gigi belakangnya tidak terkatup sempurna sehingga tidak dapat digunakan untuk mengunyah makanan.

Cy_CZrEUsAAZS5o

Ada satu jenis gigitan yang banyak orang tidak tau kalau itu gigitan tersebut termasuk masalah adalah gigitan dimana gigi depan atas dan bawah ketemu. Kenapa masalah? Karena bila gigi depan atas dan bawah bertemu, gigi-gigi depan tersebut mudah menjadi aus dan patah.

 

Posisi-posisi gigi yang dijelaskan di atas, jelas-jelas menimbulkan masalah secara langsung seperti: tidak bisa mengunyah, memotong makanan, menutup mulut, dan sebagainya. Bila posisi gigi kamu seperti yang ada di foto-foto barusan tapi rasanya tidak ada keluhan apapun, apakah tetap harus melakukan perawatan behel?

Jawabannya adalah SEBAIKNYA IYA! Karena, bila posisi gigi kita diluar posisi gigi yang ideal seperti foto dibawah ini, dalam jangka panjang akan menggangu kerja sendi rahang kita.

Cy_ETaHVEAEx6pY

Apa saja tanda dari gangguan sendi rahang? Yaitu migrain atau pusing, kaku leher, kuping yang berdenging, atau nyeri pada daerah pipi. Kita semua pasti mau seumur hidup gigi kita bagus dan bertahan terus di dalam mulut, serta bisa melakukan aktivitas dengan mulut yang nyaman kan? Nah, disinilah fungsi behel/kawat gigi.

Sekarang, sesudah melihat banyak foto-foto diatas, harusnya kita sudah bisa dong ngecek susunan gigi kita masing-masing. Sudah ideal atau belum kah gigi kita?

Terakhir, satu hal penting yang perlu kita sadari ketika kita memutuskan “Oke, saya mau benerin posisi gigi dengan behel/kawat gigi” adalah rajin KONTROL. Karena sekedar memasang behel saja tidak akan membuat gigi-gigi kamu berubah posisi menjadi ideal. Tp harus digerakkan dg berbagai bahan yg menempel di behel

Ini nih yang paling salah kaprah dari banyak teman-teman yang memutuskan memasang behel di tukang gigi atau di behel online shop. Karet warna-warni yang tampak lucu yang dipasang di behel itu sebenernya digunakan untuk menggerakkan gigi, bukan semata hiasan aja. Bila pemasangannya tidak dibawah pengawasan ahlinya (yaitu dokter spesialis Orthodonti) bisa membuat gigi kamu bergerak tidak terkendali. Yang ada nanti posisi gigi teman-teman, bukannya jadi ideal tapi malah berantakan dan mengenaskan.

Jadi setiap kontrol behel, dokter gigi akan menggerakkan gigi kamu ke posisi ideal melalui karet warna-warni yang lucu itu.. Kalau tidak rajin kontrol, behelnya jadi sia-sia deh teman-teman.

Read More
Untitled design

Kebiasaan Buruk dapat Merubah Gigi dan Wajah ?

drg. Adianti

Si kecil punya kebiasaan menghisap empeng ? atau kebiasaan mendorong-dorong gigi dengan lidah? atau bahkan anda melihat anak anda sering membuka mulut dan bernafas melalui mulut..

Nah jika anak anda memiliki kebiasaan tersebut, sebelum terlambat, kita sebagai orang tua harus menghentikan kebiasaan tersebut.

Mengapa harus dihentikan?

Kebiasaan-kebiasaan yang sering dilakukan anak tersebut dalam jangka waktu panjang dapat menyebabkan perubahan susunan gigi dan pertumbuhan rahang.. Tentu kita tidak ingin  anak kita memiliki susunan gigi yang tidak bagus dan menjadi bahan olok-olok teman-temannya.

Nah, bagaimana efek perubahan susunan gigi dan rahang akibat kebiasaan buruk tersebut?

Mendorong lidah ke depan saat menelan

Pada saat menelan, lidah seharusnya berada di langit-langit sehingga menutup jalan napas agar makanan tidak salah jalan ke jalan nafas, tapi masuk ke dalam sistem pencernaan. Namun, pada sebagian orang, yang terjadi adalah mereka akan menempatkan lidah ke depan dan mendorong gigi depan.

Nah, bila kebiasaan ini terlanjut dalam jangka waktu yang lama yang terjadi adalah gigi depan atas menjadi maju. Akibatnya bagian gigi dengan tidak dapat menutup..

openbite anterior

(www.infinitas-miniimplant.co.uk)

Coba bayangkan bagaimana bisa menggigit jika gigi dengannya tidak dapat menutup seperti ini?

Mengisap jari, dot atau empeng.

Terkadang melihat bayi dengan empengnya terkesan menggemaskan, namun jangan tertipu. Ketika si kecil menghisap empeng, dot, atau jari, posisi lidah sama seperti saat mendorong gigi atas depan. Nah, tentu anda sudah mengetahui bagaimana kelanjutannya bukan?

Yup, kebiasaan ini juga dapat menyebabkan gambaran yang sama dengan di atas.

Bernapas melalui mulut

Tahukah anda, cara bernafas normal adalah melalui hidung, bukan mulut. Bila si kecil memiliki kebiasaan bernafas melalui mulut, anda tentu harus waspada..

Kebiasaan ini umumnya terjadi karena ada sumbatan pada pernapasan, sehingga anak akan menggunakan mulutnya untuk bernapas. Bila sumbatan tidak segera diatasi, susunan gigi lah yang akan menjadi korbannya..

muka bernafas melalui mulut

(www.kanatacosmeticdentist.com)

Apakah anda melihat ada yang aneh dari gambar ini? tidak ada?

ini adalah gambar profil wajah anak dengan kebiasaan bernafas melalui mulut. Orang dengan kebiasaan bernafas melalui mulut memiliki kecenderungan rahang yang sempit dan wajah yang lebih panjang dan rahang yang cenderung tidak berkembang dengan baik. 

bernafas melalui mulut 2

(askthedentist.com)

Bagaimanapun mencegah lebih baik dari mengobati, kenali dan ketahui setiap hal yang dilakukan anak. Agar kita sebagai orang tua dapat melindungi anak dari kemungkinan buruk yang akan terjadi akibat kebiasaan buruknya.

Semoga informasi diatas dapat berguna bagi anda dan keluarga

Salam sehat,

Read More
Untitled design

Cadel ? Yuk coba tengok giginya..

drg. Adianti

Apakah anda pernah mendengar apa itu dyslalia? Dyslalia atau cadel adalah permasalahan pada artikulasi atau pengucapan kata yang disebabkan oleh adanya kondisi yang tidak sempurna pada organ artikulasi.

Apa saja organ artikulasi itu ?

Organ artikulasi terdiri dari gigi, lidah, dan juga bibir. Ketiga kompenen ini harus saling berkerja sama dalam membuat artikulasi atau pengucapan menjadi sempurna.

Menurut penelitian Slotiuk (1977), dyslalia lebih sedikit terjadi pada anak-anak yang memiliki susunan gigi geligi yang baik

Nah, Pernahkah terpikir oleh anda bahwa cadel tersebut disebabkan karena posisi gigi yang tidak baik?

Pada kondisi dyslalia atau cadel, terjadi karena kegagalan atau anomali dari salah satu dari 3 serangkai bibir, lidah, dan gigi.

Bagaimana kondisi gigi yang dapat menyebabkan dyslalia ?

Penelitian Farronato dkk tahun 2012 yang diterbitkan oleh European journal of paediatric dentistry menunjukkan bahwa ada beberapa tipe susunan gigi yang berpotensi kuat untuk menyebabkan dyslalia.

Kondisi ini terjadi pada orang-orang yang gigi atas dan bawahnya tidak dapat tertutup (terbuka), orang dengan kondisi jarak gigi atas dan bawah jaraknya jauh (gigi atas maju ke depan, tongos), dan pada orang dengan kondisi gigi atas menutupi gigi bawah pada saat gigi dikatupkan.

Tahukah anda, diantara 26 huruf, yang paling rentan terkena dampak dari susunan gigi geligi ini adalah huruf “S”.  Nah, untuk anda yang kondisi giginya seperti yang disebutkan di atas, coba ucapkan huruf S dan bandingkan dengan orang lain.. Terlihat ada perbedaan?

Apakah dyslalia ini bisa diperbaiki?

Nah, disinilah fungsinya perawatan ortodonti atau kawat gigi. Jadi, siapa bilang perawatan orto atau kawat gigi itu untuk kecantikan semata??

Salam sehat,

Read More
health eat

Gigi Rapi untuk Kesehatan Tubuh

Gigi rapih dan tersusun rapih dan terlihat indah pada saat tersenyum merupakan dambaan banyak orang. Alasan itu yang umumnya digunakan seseorang dalam memutuskan untuk melakukan perawatan ortodontik, atau kawat gigi, atau behel.

Tapi tahu kah jika gigi geligi yang rapih lebih terkait dengan “kesehatan” dibandingkan dengan “keindahan” ?

“Orthodontic treatment is for recognize fuction of teeth.. Than, beauty will follow” — drg. Adianti

Nah, apa saja fungsi utama dari gigi? Tentu yang pertama adalah untuk mengunyah dan memotong makanan dan untuk berbicara. Coba bayangkan bila gigi depan atas kita maju kedepan (tongos) apakah kita bisa menggigit makanan dengan leluasa? Kemudian apakah kita dengan leluasa berbicara dengan gigi yang maju kedepan? Jawabannya tentu tidak

Proses makan merupakan kebutuhan utama manusia untuk hidup. Jadi dengan gigi yang tersusun rapih, proses makan menjadi lebih nyaman, sehingga asupan nutrisi menjadi lebih baik.

Bahkan pada beberapa orang tidak dapat mengunyah dengan menggunakan gigi geligi pada dua sisi. Sehingga selalu mengunyah pada satu sisi gigi gerahamnya.

Nah apa dampaknya bila mengunyah dengan satu sisi rahang ini dibiarkan? Dampak pertama adalah penumpukan karang gigi disisi yang tidak digunakan untuk mengunyah makanan. Kemudian perubahan bentuk wajah oleh karena pembesaran otot wajah yang lebih sering digukanan untuk makan. Dan juga pada tingkat yang lebih parah mengunyah makanan pada satu sisi rahang dapat menyebabkan kerusakan pada sendi rahang.

Gigi geligi yang susunannya cenderung bertumpuk memiliki kemungkinan terjadinya penumpukan plak dan karang gigi serta terjadinya karies atau gigi berlubang yang lebih besar dari pada gigi geligi yang tersusun rapih.

Jadi perawatan ortodontik atau kawat gigi atau behel tidak melulu berhubungan dengan kecantikan, tapi lebih pada aspek kesehatan kita.

Complete physical health begins your smile.. — Difa OHC

ortho

Difa Oral Health Center
Jalan Benda Raya no 98G. Cilandak Timur. Jakarta Selatan.
Tep: (021)7812317. Whatsap/SMS : 081316506535. Line: bit.ly/difaOHC .BBM : 5804B228. Email :contact@difaohc.com

 

Read More
Kawat Gigi, Aksesoris atau Alat Terapi ?

Kawat Gigi, Aksesoris atau Alat Terapi ?

Saat ini pemasangan behel atau kawat gigi sudah menjadi bagian dari “life style” atau bahkan dapat dikategorikan sebagai “aksesoris” di gigi geligi.

Bahkan kita dengan mudah dapat menemukan layanan pemasangan kawat gigi atau behel ini di kios-kios pinggir jalan maupun layanan melalui online. Layanan pun bervariasi dari layanan panggil ke rumah maupun berupa produk yang dipasang sendiri oleh si pemesan.

Sebenarnya tren Kawat gigi “do yourself” menjadi ironi di tengah era masyarakat yang “sangat kritis” terhadap layanan kesehatan. Dan juga ironi ditengah gencar-gencarnya kampanye kesehatan dan hidup sehat.

Kawat gigi, atau behel, atau ortodonti merupakan cabang dari ilmu kedokteran gigi yang mempelajari susunan gigi geligi dan susunannya terhadap wajah kita. Bagaimana membuat seseorang menjadi nyaman dalam mengunyah, berbicara, tersenyum sesuai dengan profil wajah dan tulang wajah kita. Bukan semata dilihat dari gigi geligi yg asal rapih saja.

Karena dengan menggerakkan gigi, berarti ada pergerakan tulang penyangga gigi dan gusi. Serta dengan menggerakkan gigi berarti juga akan merubah bentuk wajah kita.

Jadi masih anggap kawat gigi sebagai bagian dari aksesoris di gigi?

(drg. Arfina Arief MM.)

Read More
Skip to toolbar