Welcome to Difa Oral Health Center

Opening Hours : Selasa-Jumat 14:00-20:00, Sabtu-Minggu 09:00-15:00
  Contact : +62813-1650-6535

All Posts Tagged: kesehatan gigi dan mulut

featured_designthinking-1800x1013

Mencari Solusi Untuk Sistem Kesehatan di Indonesia

Kami membuat Difa Oral Health Center dengan tujuan ingin meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia melalui kesehatan gigi dan mulut.

Untuk itu kami ingin melibatkan teman-teman sekalian untuk terlibat dalam menggali permasalahan apa yang selama ini dirasakan mengenai kesehatan gigi dan mulut, dan sama-sama memikirkan solusi yang tepat dalam meningkatkan layanan kesehatan gigi dan mulut.

Yuk, kita berkontribusi teman-teman sangat peting untuk kemajuan sistem kesehatan di Indonesia.

SURVEY PERMASALAHAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT.

Terimakasih atas pertisipasinya!

Salam sehat,

28 Agustus 20

Read More
diabetes-ayo ke dokter gigi (1)

5 Hal Yang Harus Kamu Ketahui Bila Menderita Kencing Manis

drg. Widya Apsari Sp.PM

Tahukah anda kasus diabetes di Indonesia pada tahun 2015 sudah mencapai 10 juta kasus. Dengan prevalensi diabetes melitus pada dewasa (20 -79 tahun) mencapai 6,2%.   Kasus kematian akibat diabetes mencapai 161.572 kasus dari 184.985 kasus diabetes melitus pada dewasa.

Selama ini kita hanya mengetahui komplikasi diabetes pada organ tubuh seperti mata, ginjal, dan juga jantung. Namun tahukah anda penyakit diabetes ini juga memiliki komplikasi pada rongga mulut. Berikut ini 5 hal yang harus kita ketahui tentang diabetes dan kondisi rongga mulut:

1. Kondisi diabetes dan obat diabetes yang dikonsumsi secara rutin dapat menyebabkan penurunan jumlah air ludah  menjadi berkurang. Sehingga akan meningkatkan terjadinya resiko gigi berlubang pada penderita diabetes.

2. Diabetes dapat meningkatkan resiko terjadinya kerusakan pada tulang, termasuk pada turang rahang. Sehingga dapat menyebabkan periodontitis atau kerusakan jaringan penyangga gigi, hingga menyebabkan tanggalnya gigi secara spontan.

3. Penurunan ketahanan mukosa (kulit) di dalam rongga mulut, sehingga mudah terkena infeksi jamur dan juga bakteri pada rongga mulut.

4. Penderita diabetes akan mengalami kondisi luka yang sulit sembuh. Kondisi ini umumnya terjadi pasca tindakan pencabutan gigi pada pasien diabetes.

5. Perubahan atau berkurangnya indera pengecapan pada lidah. Sehingga pasien diabetes cenderung menambahkan garam pada makanannya, sehingga terjadi peningkatan resiko penyakit jantung.

Berikut ini adalah 5 kondisi rongga mulut yang dapat terjadi bila kamu terkena diabetes. Namun, yang perlu diingat, bahwa ke 5 kondisi ini dapat juga sebagai petunjuk diagnosis penyakit diabetes melalui pemeriksaan rongga mulut oleh dokter gigi. Sehingga dokter gigi dapat mengarahkan untuk memeriksakan kadar gula darah kamu, untuk diagnosis dini dari diabetes.

Yuk, lakukan kunjungan rutin ke dokter gigi untuk menjaga kesehatan gigi dan juga tubuh kamu..

Salam sehat

Read More
5 web keren title (1)

5 Website Kesehatan Gigi Terkeren Versi Difa OHC

Ayo jujur, selama ini siapa diantara kalian yang udah merasa kesehatan gigi dan mulut merupakan hal yang penting di dalam kehidupan kita? Jangan kesehatan gigi dan mulut dulu deh, tentang kesehatan tubuh aja.. Ada?

Dan siapa diantara kalian yang sering atau pernah bukain  website atau browsing tentang kesehatan di internet?

Atau buat yang udah punya anak, pernah gak mencoba mencari website yang bisa memberikan edukasi kepada anak-anak tentang kesehatan?

Apa?? Website kesehatan umumnya diperuntukkan untuk tenaga kesehatan aja?  Terus kontennya membosankan dan kebanyakan tulisan? Gak interaktif?

Ada kok website tentang kesehatan yang bagus, keren, menarik, atraktif, lucu, dan bikin ketagihan buat bukain isinya..

Berikut ini 5 website kesehatan gigi dan mulut yang menurut Difa OHC ini kereeeen banget. Yuk kita tengok bareng-bareng..

No 5:  Website dari Colgate http://www.colgate.com/en/us/oc/oral-health

colgate

Emang si website ini untuk kepentungan promosi dan branding produk-produk Colgate, tapi dibagian menu Oral Care Center kita bisa dapet banyak banget informasi seputar kesehatan gigi dan mulut. Mulai dari tentang cara mencegah gigi berlubang, bagaimana menjaga kesehatan gigi pada bayi dan anak-anak, sampai ke masalah veneer dan kedokteran gigi estetik yang lagi ngehits sekarang ini..

Tampilannya simple, tampilan menu yang sederhana dan juga isi artikel yang menurut kita sih cocok dibaca baik oleh dokter gigi, perawata gigi, dan masyarakat umum karena dengan kata-kata yang sederhana dan mudah dimengerti.

No 4: Website dari American Dental Associatiom (ADA) http://www.mouthhealthy.org/en/

ADA

Seperti judulnya website ini merupakan kepunyaan organisasi American Dental Association, atau bisa disamakan dengan organisasi PDGI (Persatuan Dokter Gigi Indonesia) kali ya.

Nah, diwebsite ini berisi banyak banget informasi seputar kesehatan yang masyarakat umum dan juga dokter gigi harus tahu. Contohnya tentang gimana merawat kesehatan gigi pada saat kehamilan, pada masa bayi dan anak-anak. remaja, sampai usia manula ada disini.. Yang tentunya kalau di Indonesia ilmu kaya gini nih masih awam banget ya, karena dibayangan kita kalau ke dokter gigi ya karena sakit gigi.

Nah di website ini tenaga kesehatan gigi di Amerika sono nih, memberikan segala tips dan pengetahuan untuk merawat kesehatan gigi kita sampai seumur hidup.

No 3: Website dari Washington Dental Service Foundation http://cavityfreekids.org/

cavity free kids

Kalau segala sesuatu yang berhubungan dengan anak-anak itu bikin gemesssss banget gak sih? Dan tampilan ngegemesin itu ada pada website ini.

Gak seperti website sebelumnya yang memang targetannya adalah untuk orang dewasa, website cavityfreekids ini lebih dikhususkan untuk pada orangtua dan guru sekolah, dan juga anak-anak. Gak sekerdar informasi seputar kesehatan gigi pada anak-anak, namun memberikan berbagai lembar aktivitas untuk anak-anak bermain dan juga berlajar tentang kesehatan gigi.

No 2:  Website dari American Dental Association (ADA) juga tapi khusus anak  http://www.mouthhealthykids.org/en/

mouth healthy kids

Ini termasuk website favorit banget nya tim Difa OHC, soalnya berasa pengen jadi anak-anak lagi. hehe :))

Mungkin buat temen-temen yang waktu kecil ngerasa takut sama dokter gigi dan sekarang nyesel karena giginya pada rusak dan males ke dokter gigi karena mahal biaya perawatan gigi, setelah liat website ini pasti jadi mikir “seandainya waktu gw kecil dulu, gue tahu ada website begini, pasti gigi gue gak sehancur sekarang..”

Di website ini tu mayoritas berisi lembar aktifitas, video, dan permainan yang bikin anak-anak punya persepsi menyenangkan kepada dokter gigi yang membantu anak-anak dalam merawat dan menjaga kesehatan gigi.

No 1: Website Sesame Street http://www.sesamestreet.org/parents/topicsandactivities/toolkits/teeth

sesame street

Ini sebenernya bukan website khusus kesehatan gigi, tapi menurut kita nih,  website Sesame street ini berisi konsen-konten yang baik banget untuk anak-anak dalam belajar menjadi sehat.

Ada game menggosok giginya monster cookies, ada lembar aktivitas yang berhubungan dengan kesehatan gigi, ada lagu-lagu yang mengajak anak-anak untuk rajin menyikat gigi. Pokoknya semua hal di website ini cocok banget deh buat membuat kesadaran tentang kesehatan gigi dan mulut dengan cara yang amat sangat menyenangkan bagi orang dewasa dan juga anak-anak.

Nah, ini adalah 5 website tentang kesehatan gigi yang terkeren menurut versi Difa OHC,  gimana menurut kamu?

Read More
poster difaEdu anak

Yuk ikut ambil bagian dalam mewujudkan anak-anak Indonesia sehat

Hai teman-teman semua..

Masih inget gak sama artikel kami yang berjudul “Jangan pernah percaya apa yang dikatakan dokter gigi” ? Belum pernah baca? Yuk baca dulu di sini.. 

Artikel tersebut berisikan kegalauan kami di Difa Oral Health Center soal pola pendidikan dokter gigi dan juga profesi dokter gigi saat ini..

Perasaan galau itu kan gak boleh terlalu berlarut-larut ya. Makanya demi menjadi dokter gigi turut berkontribusi dalam menyehatkan masyarakat Indonesia maka kita membuat 2 program yaitu #skeling123rbseumurhidup dan program kurikulum kesehatan gigi bagi anak usia TK dan SD.

Untuk program #skeling123rbseumurhidup bisa dibaca di sini..

Nah, program kurikulum kesehatan gigi itu apa?

Teman2 tahu gak sih, kalau kondisi rongga mulut kamu itu mempengaruhi kualitas hidup kita sebagai manusia. Adanya sakit gigi selain menyebabkan penurunan produktivitas pada orang dewasa, ternyata mempengaruhi prestasi anak-anak disekolah loh.

Seperti pada penelitian dari Jacson dkk (2011) berjudul Impact of Poor Oral Health on Children’s School Attendance and Performance http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3222359/ yang menunnjukkan anak-anak dengan kondisi kesehatan gigi yang buruk mengalami kecenderungan penurunan prestasi disekolah 3 kali lipat, yg terlihat dengan peningkatan absesnsi dan penurunan konsentrasi disekolah dibandingkan dengan anak-anak dengan kesehatan gigi yang baik.

Selama ini solusi dari umumnya dokter gigi adalah menambal dan mencabut gigi yang rusak, padahal menurut kita itu sama sekali bukan solusi.

Solusi yang paling tepat adalah bagaimana kami sebagai dokter gigi dan kalian sebagai masyarakat umum saling bekerjasama untuk membuat jangan sampai anak-anak Indonesia yang memiliki gigi berlubang.

Bagaimana caranya? Caranya adalah dengan memberikan pendidikan kesehatan gigi sedini mungkin.

Makanya Difa Oral Health Center membuat satu kurikulum kesehatan gigi yang menyenangkan untuk anak-anak. Dimana anak-anak bisa bermain dan belajar mengenai kesehatan gigi dengan cara yang menyenangkan.

Tapi terkadang apa yang baik menurut dokter gigi, belum tentu dapat diterima oleh masyarakat umum. Jadi kami mengajak teman-teman semuanya dalam partisipasinya untuk menyempurnakan kurikulum kesehatan gigi dan mulut DifaEdu untuk anak-anak yang sudah kami buat ini.

Mohon partisipasinya dengan mengirimkan data diri dan latar belakang kalian (misalnya ibu dengan 2 anak, atau guru sekolah, atau karyawan dengan 1 anak, bahkan dokter gigi juga boleh ikutan kok) ke email difaohc.edu@gmail.com. Nanti kami akan mengirimkan ringkasan kurikulum difaEdu yang sudah kami buat, dan mohon kirimkan feedback ke kami dengan menuliskan kritik, saran, pendapat, usulan, atau apaa aja ke kami.

Partisipasi teman-teman sangat membantu anak-anak Indonesia untuk menjadi sehat dan berprestasi, dan mari menjadi bagian dari perubahan pelayanan kesehatan gigi dan mulut di Indonesia.

Ditunggu partisipasinya ya \o/

Read More
5

5 Kondisi yang akan terjadi bila tidak menjaga kesehatan gigi dan mulut

drg. Widya Apsari Sp.PM

Udah apal banget ya sama nasehat dokter gigi yang selalu menganjurkan untuk memeriksakan kesehatan rongga mulut secara rutin setiap 6 bulan sekali.

Nah, sebenernya kalian tahu gak sih apa alasan dibalik harus memeriksakan kondisi kesehatan rongga mulut secara rutin? Bikin dokter gigi makin kaya? Duh, masa gitu alasannya? Ya gak dong ah..

Berikut 5 kondisi yang akan terjadi dimasa mendatang bila kamu tidak menjaga kesehatan dan kebersihan rongga mulut kamu

1. Keguguran dan kelahiran bayi prematur

Adanya infeksi pada jaringan periodontal (periodontitis) pada ibu hamil akan meningkatkan resiko terjadinya kontraksi dini kandungan dan dapat menyebabkan kelahiran bayi prematur, bahkan keguguran. Dan dalam berbagai penelitian terbukti bahwa ibu hamil yang rajin melakukan pembersihan karang gigi pada sebelum kehamilan dan selama kehamilan, memiliki resiko lebih rendah mengalami kelahiran bayi prematur dan juga keguguran.

(Matern Child Health J. 2012 Nov; 16(8): 1688–1695. ; J Nat Sci Biol Med. 2010 Jul-Dec; 1(1): 40–42.

2. Disfungsi ereksi

Jika periodontitis berpengaruh kepada kondisi reproduksi perempuan, ternyata periodontitis ini juga memiliki pengaruh kepada para pria. Hal ini ditunjukkan oleh penelitian yang dilakukan oleh Akdemir dkk (2013) terhadap kondisi kesehatan jaringan periodontal pada 80 orang pria dengan disfungsi ereksi dan 82 orang pria tanpa disfungsi ereksi, dengan rentan usia antara 30-40 tahun. Didapat hasil 23% pria dengan kondisi periodontitis berat terdapat pada kelompok tanpa disfungsi ereksi, 53% pria dengan kondisi periodontitis berat terdapat pada kelompok disfungsi ereksi.

Dengan demikian terlihat bahwa kondisi periodontitis dapat menjadi salah satu penyebab terjadinya disfungsi ereksi pada pria.

(J Sex Med. 2013 Mar;10(3):838-43)

3. Penyakit jantung

Nah, percayakah anda bahwa bakteri infeksi pada periodontitis memicu penyakit jantung seperti arterosklerosis, dan juga penyakit jantung iskemik. Bagaimana kesimpulan ini muncul?

Penelitian mengenai hubungan antara penyakit periodontal dengan penyakit jantung salah satunya dilakukan oleh Mishra dkk (2010), penelitian ini dilakukan dengan cara menganalisa status rekam medis pasien jantung selama 2 dekade dan dibandingkan dengan status kesehatan periodontalnya.

(J Indian Soc Periodontol. 2010 Jul-Sep; 14(3): 148–154)

4. Penyakit paru, dan ginjal

Sama seperti pada penyakit jantung, berbagai penelitian juga diarahkan untuk melihat ada tidaknya hubungan antara penyakit periodontal dengan penyakit paru-paru dan juga ginjal.

Ternyata penyakit periodontitis ini secara jangka panjang dapat menjadi pemicu terjadinya penyakit paru dan juga ginjal pada usia lansia.

(J Indian Soc Periodontol. 2011 Oct-Dec; 15(4): 359–365., J Clin Periodontol. 2013 May;40(5):443-56. doi: 10.1111/jcpe.12067. Epub 2013 Feb 21.)

5. Gatal dan ruam merah pada kulit

Pernahkah anda mengalami gatal-gatal pada kulit tubuh yang tidak kunjung sembuh? Dan anda dirujuk oleh dokter kulit ke dokter gigi untuk mencari ada atau tidaknya infeksi pada rongga mulut?

Tahukah anda bahwa kondisi gatal dan ruam pada kulit (psoriasis) ini dapat disebakan oleh infeksi yang berasal bagian tubuh lain atau nama lainnya dalah fokus infeksi?

Penelitian yang dilakukan oleh Malec dkk (2013) pada pasien dengan riwayat keluhan pada kulit (dermatitis dan psoriasis), ternyata 11 pasien harus dirujuk pada dokter gigi, 58 pasien pada dokter THT, dan 29 pasien pada dokter kulit dan kelamin. Infeksi yang umum ditemukan pada pasien dengan keluhan kulit adalah tonsilitis, infeksi pernafasan atas, sinusitis, infeksi gigi, dan infeksi saluran kencing.

(Postepy Dermatol Alergol. 2013 Apr; 30(2): 77–84.)

Nah, masih menganggap kesehatan gigi dan mulut dan profesi dokter gigi sebagai bagian dari estetik? Yuk mulai sekarang ubah persepsi kita tentang kesehatan gigi dan mulut dan bersama Difa Oral Health Center kita menjadi pasien cerdas dan juga dokter gigi pintar..

Salam sehat,

Read More
poster acara 21 feb

Yuk menjadi #PasienCerdas bersama Difa Oral Health Center

Hai.. teman-teman ikutan event Difa OHC terbaru yuk

Berbeda dari acara sharing session yang sebelumnya udah pernah kita adain, kali ini Difa Oral Health Center mengajak teman-teman semua untuk menjadi bagian dari generasi sehat dan pasien cerdas.

Kita bakal ngadain acara ngobrol santai dan seru seputar kesehatan gigi dan mulut bersama kami Difa Oral Health Center..

Kita ngobrolin apa aja tentang pekerjaan dokter gigi, tahapan perawatan gigi dan mulut yang ideal, mitos dan fakta seputar kesehatan gigi dan mulut, dan hal apa saja yang menjadi ganjalan di hati kamu soal dokter gigi dan perawatan gigi dan mulut bisa ditanyakan di acara ini..

Bayar?

Gratis dong.. teman-teman boleh ajak siapa saja buat di acara ini.. Dan dijamin teman-teman pasti bertambah sehat karena ara ngobrolnya bakal ditemenin sama buah sehat dari Sunpride..

Oiya buat teman-teman yang mau hadir dimohon membawa tumbler atau tempat minum masing-masing ya, karena ada sesi minum smoothies buah segar dari Sunpride juga.

Pelit banget sih gak modal gelas sekali pakai buang ?!

Bukannya pelit sih, tapikan kita sebagai generasi muda, udah saatnya memperhatikan kelestarian bumi kita. HIDUP GO GREEN.. 🙂

Satu lagi yg harus temen-temen tahu.. Siapkan uang kecil ya, karena selain acara ngobrol seru ini, ada garage sale untuk charity \o/

Dan yang terakhir, Siapkan hati kamu jangan sampai kamu terkejut. Karena kami dari Difa Oral Health Center mau bagi-bagi perawatan skeling dan topikal fluoridasi gratis bagi 3 orang beruntung..

Seru banget kan acaranya…

Kapan?

Catet tanggalnya yaaa.. hari minggu, tgl 21 Februari 2016, pukul 14-17

Yuk kita ambil bagian dalam gerakan #PasienCerdas menuju #IndonesiaSehat #IndoensiaBebasPenyakitGigiMulut #IndonesiaBebasGigiBerlubang

 

Bekerjasama dengan:

sunpride logo

Read More
angsamerah title

Kesehatan gigi dan mulut se-TABU kesehatan reproduksi ?

drg. Widya Apsari Sp.PM

Mungkin anda berpikiran apa hubungannya kesehatan gigi dan mulut dengan kesehatan reproduksi?

Anda merasa dua hal ini adalah hal yang sangat bertolak belakang? Apakah anda masih menganggap klinik gigi dan mulut itu lebih memiliki kemiripan dengan klinik kecantikan daripada klinik reproduksi?

Saya tidak akan menyalahkan opini anda. Tapi menurut saya tidak demikian.. Mengapa?

Privasi

Beberapa masyarakat masih menganggap rongga mulut merupakan bagian tubuh yang bersifat pribadi dan privasi. Merasa yang boleh melihat kondisi rongga mulut adalah hanya diri sendiri. Adanya rasa malu ketika membuka mulut lebar-lebar menunjukkan rongga mulut merupakan bagian tubuh penuh privasi.

Nah, bagaimana dengan orgam reproduksi? Tentu  tidak usah kita bahas lagi, sedari kecil kita sudah diajari bahwa organ reproduksi adalah bagian tubuh yg tidak pantas untuk diperlihatkan. Sampai bagian tubuh yang berhubungan dengan organ reproduksi ini dinamakan organ intim bukan?

Permasalahan dengan aroma tidak sedap

Baik rongga mulut maupun organ reproduksi sama-sama memiliki masalah dengan “bau”. Dan berlomba-lomba masyarakat maupun perusahaan membuat produk “Pewangi” baik untuk organ reproduksi maupun rongga mulut.

Satu gejala banyak kemungkinan penyakit

Rongga mulut dan organ reproduksi sama-sama memiliki rahasia tersembunyi. Contohnya keluhan sariawan. Apakah sariawan adalah sekedar sariawan? Mayoritas dari keluhan sariawan dapat menjadi penanda penyakit lain pada tubuh anda seperti alergi, infeksi virus herpes, kanker mulut, atau sariawan yg anda keluhkan bisa jadi tampilan penyakit menulat seksual (PMS) pada rongga mulut.

Hal yang sama juga pada keluhan keputihan pada organ reproduksi. Keputihan dapat dianggap normal, sampai akibat infeksi bakteri, maupun dapat menjadi suatu gejala kanker serviks.

Do It Your Self

Mungkin ini terdengar ekstrim, tp menurut saya dalam mengobati keluhan baik pada rongga mulut maupun organ reproduksi, masyarakat kita cenderung berani coba-coba.

Mengapa? Karena sama-sama malu atau malas berobat, takut ketahuan penyakitnya apa, dan takut mahal. Tapi kalau sudah parah, pasti berobat. Kalau sudah merasa baikan, tidak akan kembali lagi untuk kontrol dan melanjutkan pengobatan. Jadi selagi masih bisa pergi ke toko obat dan membeli obat sendiri, mengapa harus saya pergi ke dokter?

Contohnya, keluhan bau mulut yang diatasi dengan obat kumur, bau pada organ intim diatasi dengan cairan pembersih organ intim. Padahal keluhan “bau” tersebut dapat teratasi dengan cara tersebut? Belum tentu..

Mungkin karena faktor rongga mulut dan organ reproduksi ini dianggap “urusan pribadi” maka hal yang berkaitan dengan pengobatan pun dianggap sebagai urusan pribadi juga

Mau sampai kapan kita terjebak dengan stigma ini? Yuk saatnya kita berubah..

Berani memeriksakan dan sadar akan kesehatan gigi, mulut dan organ reproduksi itu keren..

 

Spesial untuk anda dari Klinik/Yayasan Angsamerah

1510_Promo Poster_Difa-Angsamerah_ref

*untuk keterangan lebih lengkap hubungi kami.

Read More
health eat

Gigi Rapi untuk Kesehatan Tubuh

Gigi rapih dan tersusun rapih dan terlihat indah pada saat tersenyum merupakan dambaan banyak orang. Alasan itu yang umumnya digunakan seseorang dalam memutuskan untuk melakukan perawatan ortodontik, atau kawat gigi, atau behel.

Tapi tahu kah jika gigi geligi yang rapih lebih terkait dengan “kesehatan” dibandingkan dengan “keindahan” ?

“Orthodontic treatment is for recognize fuction of teeth.. Than, beauty will follow” — drg. Adianti

Nah, apa saja fungsi utama dari gigi? Tentu yang pertama adalah untuk mengunyah dan memotong makanan dan untuk berbicara. Coba bayangkan bila gigi depan atas kita maju kedepan (tongos) apakah kita bisa menggigit makanan dengan leluasa? Kemudian apakah kita dengan leluasa berbicara dengan gigi yang maju kedepan? Jawabannya tentu tidak

Proses makan merupakan kebutuhan utama manusia untuk hidup. Jadi dengan gigi yang tersusun rapih, proses makan menjadi lebih nyaman, sehingga asupan nutrisi menjadi lebih baik.

Bahkan pada beberapa orang tidak dapat mengunyah dengan menggunakan gigi geligi pada dua sisi. Sehingga selalu mengunyah pada satu sisi gigi gerahamnya.

Nah apa dampaknya bila mengunyah dengan satu sisi rahang ini dibiarkan? Dampak pertama adalah penumpukan karang gigi disisi yang tidak digunakan untuk mengunyah makanan. Kemudian perubahan bentuk wajah oleh karena pembesaran otot wajah yang lebih sering digukanan untuk makan. Dan juga pada tingkat yang lebih parah mengunyah makanan pada satu sisi rahang dapat menyebabkan kerusakan pada sendi rahang.

Gigi geligi yang susunannya cenderung bertumpuk memiliki kemungkinan terjadinya penumpukan plak dan karang gigi serta terjadinya karies atau gigi berlubang yang lebih besar dari pada gigi geligi yang tersusun rapih.

Jadi perawatan ortodontik atau kawat gigi atau behel tidak melulu berhubungan dengan kecantikan, tapi lebih pada aspek kesehatan kita.

Complete physical health begins your smile.. — Difa OHC

ortho

Difa Oral Health Center
Jalan Benda Raya no 98G. Cilandak Timur. Jakarta Selatan.
Tep: (021)7812317. Whatsap/SMS : 081316506535. Line: bit.ly/difaOHC .BBM : 5804B228. Email :contact@difaohc.com

 

Read More
Kesehatan Gigi dan Mulut untuk Kesehatan Tubuh secara Keseluruhan

Kesehatan Gigi dan Mulut untuk Kesehatan Tubuh secara Keseluruhan

 

Tanggal 8-11 Juli 2016 lalu salah satu dokter gigi Difa Oral Health Center (Difa OHC) yaitu drg. Widya Apsari Sp.PM mengikuti lokakarya yang diselenggarakan oleh Angsamerah dengan tema “Pengayaan Praktis; Manajemen Klinis (SEX, HIV & DRUGS), Komunikasi Interpersonal, dan Strategi Bisnis di Layanan Kesehatan Primer, bagi Dokter Umum di Layanan Sektor Swasta”. Lokakarya penuh inspirasi dan manfaat.

Loh kok dokter gigi ikut lokakaryanya dokter umum? Dengan tema SEX, HIV, & DRUG? Apa kolerasinya?

Layanan kesehatan saat ini sudah memasuki era pelayanan kesehatan melalui pendekatan berbagai disiplin ilmu. Begitu juga dengan layanan kesehatan gigi dan mulut. Berbagai kondisi kesehatan di dalam rongga mulut memiliki dampak kepada kesehatan tubuh, dan juga sebaliknya. Tidak terkecuali pada kondisi HIV, Penyakit Menular Sexual (PMS), maupun Penggunaan Drugs.

Gambaran tertentu dari rongga mulut dapat menjadi dasar diagnosis dini HIV dan juga PMS. Sehingga dokter gigi dapat menjadi orang pertama yang merujuk pasien untuk melakukan pemeriksaan diagnosis HIV dan PMS, sehingga pasien mendapat pengobatan sedini mungkin sebelum terjadi komplikasi medis yang lebih serius.

Selain itu, beberapa perawatan gigi dan mulut pada pasien dengan penyakit dan kondisi tubuh yang spesial, mengharuskan dokter gigi memiliki pengetahuan kesehatan tubuh disamping ilmu tentang gigi agar dapat merawat pasien dengan baik.

“Rongga mulut adalah cermin dari kondisi dan kesehatan tubuh anda”

Tidak hanya HIV dan PMS yang menimbulkan gambaran khusus pada rongga mulut, berbagai penyakit seperti diabetes melitis (DM), anemia, hepatitis, dan juga malnutrisi pun dapat diketahui dari kondisi rongga mulut seseorang. Dan juga kondisi CD4 yang rendah pada pasien HIV, hipertensi, gula darah tinggi pada pasien DM dan juga kadar Hemoglobin (darah merah) yang rendah pada pasien juga seharusnya menjadi perhatian yang dokter gigi sebelum memutuskan melakukan perawatan gigi pada pasien.

Sehingga sudah selayaknya seorang dokter gigi selain memiliki pengetahuan tentang bagaimana merawat gigi geligi, juga harus memiliki pengetahuan mengenai kesehatan tubuh dan penyakit sistemik agar dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pasien-pasiennya.

http://blog.angsamerah.com/lokakarya-angsamerah-juni-2015-praktis-dan-menginspirasi/

Jalan Benda Raya no 98G. Cilandak Timur. Jakarta Selatan.
Tep: (021)7812317. Whatsap/SMS : 081316506535. Line: bit.ly/difaOHC .BBM : 5804B228. Email :contact@difaohc.com
Read More
difaOHC

Difa Oral Health Center sebagai pelopor Kesehatan Rongga Mulut

"Complete phycical health begins with your smile"

Itu merupakan tagline Difa Oral Health Center, sebagai wujud kontribusi dokter gigi dalam menjaga kesehatan tubuh melalui kesehatan gigi dan mulut.

Apa yang membedakan Difa Oral Health Center dengan klinik gigi lainnya?

Kami menyebut Difa Oral Health Center (Difa OHC) bukan sebagai klinik gigi, namun kami adalah klinik dokter gigi. Dokter gigi yang tidak hanya merawat kesehatan gigi geligi, namun dokter gigi yang merawat seluruh bagian dari kesehatan rongga mulut costumer. Sehingga konsep Difa OHC sebagai klinik dokter gigi yang bukan semata memberikan layanan kesehatan gigi, namun kami memberikan layanan kesehatan rongga mulut secara keseluruhan.

Itu juga yang mendasari mengapa kami memilih nama ” Difa Oral Health Center” dan bukan “Difa Dental Health Center”. Kami memberikan fokus layanan kesehatan yang lebih luas dari sekedar perawatan gigi, namun layanan kesehatan rongga mulut secara keseluruan.

Apa yang dimaksud dengan “layanan kesehatan rongga mulut, dan bukan sekedar perawatan gigi?”

Difa OHC memperhatikan seluruh aspek dan bagian dari rongga mulut, yang meliputi lidah, air ludah, mukosa pipi (kulit pipi dalam), bibir, gusi, langit-langit, dan tentu saja gigi. Karena untuk mencapai kesehatan rongga mulut, tidak cukup hanya dengan memperhatikan kesehatan gigi, namun aspek lain pun menjadi bagian yang harus kita perhatikan dari customer kami.

Bagaimana konsep dari Difa Oral Health Center yang ingin ditunjukkan kepada customer dan juga calon customer?

Difa OHC ingin dikenal sebagai klinik dokter gigi yang melayani setiap customer kami dengan “sentuhan kemanusiaan dan personal”. Kami sadar bahwa manusia diciptakan oleh Tuhan secara unik dan berbeda, oleh karena itu konsep utama yang ingin kami sampaikan adalah Difa OHC sebagai klinik dokter gigi yang “non diskriminasi” terutama kepada kelompok masyarakat tertentu yang termarginalkan oleh karena suatu penyakit yang dimilikinya.

Selain itu kami ingin setiap custumer kami mendapat ilmu kesehatan rongga mulut baik setelah berkunjung ke Difa OHC melalui komunikasi yang baik antara staf Difa OHC dengan setiap customer, maupun melalui berbagai media elektronik dan sosial media yang kami miliki.

Target apa saja yang dimimiliki oleh Difa Oral Health Center terhadap setiap customer yang datang?

Kami ingin setiap customer yang datang ke Difa OHC mendapatkan pengetahuan kesehatan dan pengetahuan bagaimana menjaga kesehatan tubuh sendiri, terutama kesehatan rongga mulut.

Jadi layanan pengobatan yang kami berikan, disetai dengan layanan dan edukasi pencegahan penyakit gigi dan mulut, agar tidak terjadi kerusakan pada gigi geligi yang lain diwaktu mendatang. Dan kami berkomitmen untuk selalu menjaga kesehatan rongga mulut setiap costumer kami.

Apa harapan yang dimiliki oleh Difa Oral Health Center terhadap kesehatan rongga mulut masyarakat Indonesia?

Difa OHC memiliki harapan menjadikan kunjungan ke dokter, terutama dokter gigi, bukan semata untuk mengobati “sakit”, namun untuk “menjaga kesehatan”. Sehingga dokter gigi dan staff Difa OHC menjadi patner costumer Difa OHC untuk mencapai kesehatan tubuh melalui kesehatan rongga mulut.

Sehingga dalam beberapa tahun kedepan kami ingin menjadikan “kunjungan ke Difa OHC sebagai bagian dari gaya hidup sehat”

Difa Oral Health Center
Jalan Benda Raya no 98G. Cilandak Timur. Jakarta Selatan.
Tep: (021)7812317.
Whatsap/SMS : 081316506535.
Line: bit.ly/difaOHC .
BBM : 5804B228.
Email : contact@difaohc.com

Read More
Skip to toolbar