Welcome to Difa Oral Health Center

Opening Hours : Selasa-Jumat 14:00-20:00, Sabtu-Minggu 09:00-15:00
  Contact : +62813-1650-6535

Buka Mata Buka Hati cover

Yuk, Mari Kita Buka Mata dan Hati Kita dan Menjadi Dokter untuk Semua Kalangan

Pada tanggal 3 April 2016 kemarin Difa Oral Health Center mengadakan Talkshow bertajuk “Buka Mata Buka Hati – menjadi dokter gigi untuk semua kalangan-”

Acaranya sangat sukses dan berkesan dengan kehadiran narasumber yang keren banget, ada Mba Suskma Ratri atau Ratri Pearman, atau kita memanggilnya dengan Teh Ratriada Mas Samsu Budiman dari Kuldesak.org , atau kita memanggilnya Om Budz, ada dokter gigi Manuel DHL Sp.PM yang merupakan dosen Departemen Penyakit Mulut dari FKG Universitas Moestopo, dan yang terakhir adalah dokter gigi Widya Apsari Sp.PM yang merupakan salah satu founder Difa Oral Health Center.

Acara ini terbilang sukses dengan dihadiri oleh 25 orang dokter gigi dari berbagai daerah di Indonesia, yaitu ada dokter gigi dari Bandung, Jakarta, Cibubur, bahkan ada dari Papua.

Sesi pertama diawali dengan sesi curhatan dari Om Budz tentang diskrimikasi yang sering dialami oleh ODHA atau Orang yang Hidup Dengan HIV/AIDS ketika ke dokter gigi, yaitu adanya penolakan oleh dokter gigi bila mengetahui pasiennya adalah seorang ODHA. Hal ini menyebabkan teman-teman ODHA cenderung berbohong atau tidak mengatakan mengenai status HIV nya ketika datang ke dokter gigi. Nah, setelah berlanjut dengan permasalahan diskriminasi ini sesi berikutnya adalah penjelasan tentang HIV dasar yang dibawakan oleh Teh Ratri.

Teh Ratri dengan bahasa yang lugas dan ringan menjelaskan kepada kita mengenai apa itu HIV, apa yang terjadi bila seseorang terinfeksi HIV, bahaimana HIV bisa menular, dan juga apa perbedaan HIV dengan AIDS.

Berbagai pertanyaan seputar stigma dan pemahaman salah mengenai penularan HIV dibahas di sini, mulai dari apakah benar pemberitaan yang mengatakan bahwa dengan menyuntikkan darah yang terinfeksi HIV ke makanan bisa menularkan HIV ke orang lain? Dan apakah benar cipika cipiki dengan ODHA yang berjerawat dapat menyebabkan penularan HIV ? Dan berbagai pertanyaan lain seputar kabar yang selama ini beredar tentang HIV dibahas disini bersama Teh Ratri dan Om Budz.

703e9eac-1bcd-43f5-a3e6-91fe70df3252

Nah, sesi selanjutnya adalah kolaborasi antara dokter Manuel dan dokter Widya, yang membahas mengenai potensi penularan HIV di praktek dokter gigi dan juga apa yang sebaiknya dokter gigi harus ketahui bila merawat pasien ODHA.

Melalui talkshow ini ternyata kita dokter gigi menyadari masih banyak sekali kita belum ketahui tentang HIV/AIDS, ternyata juga sebagian informasi yang di dapat mengenai HIV/AIDS itu tidak terbukti kebenarannya.

Yuk mari dokter gigi Indonesia, mari membuka mata dan hati kita, dan menjadi dokter untuk semua kalangan tanpa kecuali. #dokteruntuksemua

 

Skip to toolbar