Welcome to Difa Oral Health Center

Opening Hours : Selasa-Jumat 14:00-20:00, Sabtu-Minggu 09:00-15:00
  Contact : +62813-1650-6535

quote dr zaenal abidin

Mengapa dokter gigi harus membekali diri dengan pengetahuan tentang HIV?

Program bersama PBB untuk HIV/AIDS (UNAIDS) dan WHO memperkirakan sekitar 4,9 juta orang hidup dengan HIV di Asia pada tahun 2007, termasuk 440.000 orang yang baru terinfeksi pada tahun terakhir. Di wilayah Pasifik diperkirakan 75.000 orang hidup dengan virus ini dengan 14.000 terinfeksi pada tahun 2007. Pada wilayah ini, Papua Nugini memiliki beban penyakit terbesar dengan lebih dari 70% junmlah total dari odha di kawasan Pasifik.

Sebagian besar individu dengan infeksi HIV tidak menyadari status HIV dan datang ke sistem layanan kesehatan pada stadium lanjut, saat respon pengobatan kurang menguntungkan. Mereka datang pada keadaan lanjut oleh karena kurangnya tingkat kesadaran mengenai resiko perorangan terhadap infeksi HIV atau terhalang oleh kekhawatiran terhadap diskriminasi dan sigmatisasi, yang keduanya dapat menghalangi orang-orang untuk menjalani tes. Di sisi lain, dapat pula hilang kesempatan untuk diagnosa dini HIV saat pasien datang kepada tenaga kesehatan yang kurang berpengalaman dengan keadaan klinis umum pada infeksi HIV dalam berbagai stadium penyakitnya.

Deteksi dini infeksi HIV penting untuk berbagai alasan. Konseling dan intervensi dapat diterapkan untuk mencegah penularan HIV yang berlanjut kepada orang lain. Upaya-upaya untuk mengurangi resiko yang dapat memperkuat yaitu penggunaan kondom secara konsisten, menghidari penggunaan jarum suntik bersama-sama, dan menggunakan obat anti retroviral untuk mencegah penularan dari ibu ke bayi. Seorang pasien datang pada stadium dini infeksi HIV dapat dimonitor secara ketat sehingga kombinasi antiretroviral dapat dimulai pada waktu yang tepat untuk mencegah perburukan penyakit.

Dokter gigi dapat berperan dalam upaya deteksi dini infeksi HIV pada pasien melalui bekal pengetahuan keadaan klinis umum maupun ciri klinis pada rongga mulut. Nah sebagai tenaga kesehatan maukah anda menambah pengetahuan mengenai HIV dan turut berpartisipasi dalam program penanggulangan HIV bersama PBB dan WHO?

Sumber: Buku Inikah HIV? Buku Pegangan Petugas Kesehatan, The Australlian Society for HIV Medicine ASHM, 2009

Skip to toolbar